IHSG Menguat Terbatas Hari Ini

Oleh : Wiyanto | Rabu, 12 September 2018 - 08:31 WIB

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Diperkirakan IHSG berpeluang menguat namun terbatas dengan support resistance 5809-5911. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, BWPT, HRUM, INCO, ADRO, ELSA, TRAM

"Secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi namun masih diatas moving average 5 hari dengan indikasi menguat menuji resistance moving average 50 dan 20 jangka waktu pendek. Indikator stochastic terkonfirmasi golden-cross pada area oversold dengan momentum murah dari Indikator RSI," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Diawal pekan mayoritas saham di Asia ditutup mixed dengan pelemahan cukup pesimis pada ekutias china pada Indeks Hangseng (-1.33%) dan CSI (-1.45%) sedangkan Indeks Nikkei (+0.30%) dan TOPIX (+0.20%) menguat tipis. Investor mempertimbangkan prospek eskalasi lebih lanjut dari perang perdagangan di Tiongkok karena data menunjukan pasar tenaga kerja Amerika yang sedang sehat dan tanda-tanda inflasi yang ekspansi.

 

IHSG (-0.35%) ditutup melemah tertahan 20.35 poin dilevel 5831.12 setelah sempat tertekan cukup pesimis diawal sesi perdagangan seakan Investor bersikap hati-hati menjelang libur dihari Selasa. Sektor keuangan (-0.65%) menjadi penekan pergerakan sejak awal sesi dengan mayoritas saham perbankan terpuruk pada zona negatif. Sedangkan Sektor pertanian (+0.51%) dan Pertambangan (+0.03%) menjadi penahan pergerakan setelah prospek export komoditas pertanian dan tambang memperoleh prospek yang cukup positif dimana Pemerintah menyetujui tambahan 22 juta ton produksi batubara untuk tahun ini. Investor asing tercatat net sell 140.24 Miliar rupiah.

Bursa Eropa membuka perdagangan diawal pekan dengan menguat mayoritas pada zona hijau. Indeks Eurostox (+0.34%), FTSE (+0.11%) dan DAX (+0.11%) dibuka menguat dengan perusahaan utilitas dan bank menjadi pemimpin penguatan. Harga minyak yang rebound sedikit menjadi sentimen setelah mengalami kerugian mingguan terbesar dalam dua bulan terakhir karena spekulasi kurangnnya pasokan minyak mentah di dunia. Selanjutnya sentimen dalam negeri yang akan menjadi fokus investor diantaranya Data pertumbuhan penjualan motor dan pinjaman yang akan release setelah libur.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Asahimas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 21:00 WIB

Industri Kaca Dalam Negeri Dukung Produk Otomotif Nasional

Industri kaca dalam negeri PT Asahimas Flat Glass Tbk memasok 90 persen kaca otomotif yang diproduksinya untuk produk otomotif di Indonesia.

Lenovo 'The Rise of Region' (Foto: Dok. Lenovo)

Senin, 18 Februari 2019 - 20:55 WIB

Rayakan Tahun Baru Imlek, Lenovo Tebar Banyak Hadiah Menarik

Salah satu merek PC terdepan di dunia, Lenovo mengadakan promo khusus Chinese New Year untuk menyambut tahun baru imlek.

Peternakan dan konservasi terpadu ayam asli Indonesia

Senin, 18 Februari 2019 - 20:53 WIB

Bali Miliki Pabrik Penetasan Ayam Lokal

Bali,- Mimpi menjadikan ayam lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri, kini sudah di depan mata. Indonesia bagian timur, yaitu Provinsi Bali kini telah ada pabrik penetasan (Hitchary) ayam…

Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 20:49 WIB

Ini Penjelasan Lengkap Rekemondasi Pemasukan Jagung

Jakarta - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita dalam keterangan tertulisnya menjelaskan secara detil bahwa sejak 2014 rekomendasi pemasukan jagung sebagai…

Petani panen Jagung

Senin, 18 Februari 2019 - 20:35 WIB

Ditjen Tanaman Pangan Jaga Stabilitas Harga Jagung Jelang Panen

Dirjen Tanaman Pangan bersama Bupati Gunungkidul hari senin (17/2) ikut melaksanakan ‌Panen di Poktan Ngudi Makmur, desa Getas, Kec Playen, Kab Gunung Kidul. Acara ini dilaksanakan sebagai…