Indonesia-Korsel Sepakati Pembangunan Suralaya 9-10

Oleh : Herry Barus | Selasa, 11 September 2018 - 17:00 WIB

Listrik Ilustrasi
Listrik Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Perusahaan Indonesia, PT Indo Raya Tenaga menyepakati komitmen dengan perusahaan Korea Selatan, Doosan Heavy Industries and Construction untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB) Jawa Suralaya 9 dan 10 di Banten.

"MoU ini jelas sangat berarti. Kami berharap proses pembangunan proyek Suralaya 9 dan 10 ini akan lebih lancar ke depannya," kata Presiden Direktur PT Indo Raya Tenaga Sapto Aji Nugroho dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (10/9/2018)

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilaksanakan dalam Forum Kerjasama Industri Korea-Indonesia yang diadakan di Lotte Hotel, Jung-gu, Seoul.

Sapto menjelaskan sebelumnya Doosan telah terpilih sebagai pemenang lelang dalam proses pengadaan "engineering" atau "procurement" atau "construction" bagi proyek Independent Power Producer (IPP) Jawa Suralaya 9 dan 10.

Dalam proposal tender, Doosan telah menyertakan opsi dukungan dari K-Exim dan K-Sure yang saat ini merupakan lembaga pembiayaan ekspor asal Korea Selatan.

Pimpinan EPC Business Group Doosan Heavy Industries and Construction Yun Seok Won mengatakan total biaya konstruksi untuk PLTB ini diperkirakan mencapai 1,9 triliun won.

Namun, untuk nilai unit pengerjaan yang melibatkan Doosan Heavy Industries and Construction diproyeksikan mencapai sekitar 1,5 triliun won. Yun menambahkan pihaknya bangga dapat terlibat dalam proyek pembangkit listrik ini setelah terpilih sebagai "preferred bidder" pada Juni 2018.

"Dengan MoU ini, kami akan dapat lebih memperkuat kemitraan kami dengan pemerintah Indonesia dan klien," katanya.

Ia menambahkan, melalui pelaksanaan proyek ini, pihaknya berencana untuk meningkatkan kontribusi dalam upaya mengatasi persoalan kurangnya daya listrik di Indonesia.  "Kami berencana untuk memperluasnya," kata Yun sambil memastikan pembangunan pembangkit listrik ini akan dimulai pada triwulan pertama 2019.

PLTB Jawa Suralaya 9 dan 10 akan dibangun dengan skala dua kelas USC 1.000 MW (Ultra Critical Pressure), serta tekanan uap turbin mencapai lebih dari 246 kg per cm2 dan suhu uap lebih dari 600 derajat.

Dengan tingginya tekanan dan suhu uap, maka tingkat efisiensi pembangkit listrik semakin baik, karena dapat mengurangi konsumsi bahan bakar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gelombang tinggi (Foto Sindonews)

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:44 WIB

BMKG: Gelombang Laut Laut Sawu NTT Diprediksi Capai 3,5 Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi dan dan Geofisika (BMKG) menyatakan gelombang tinggi yang terjadi pada beberapa wilayah perairan laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini, akibat siklon tropis…

Kondisi Jalan Pasca Banjir Bandang Sentani Jayapura

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:37 WIB

11.156 Orang Pengungsi Banjir Jayapura Papua

Jumlah pengungsi yang terdampak banjir bandang di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, hingga Kamis (21/3/2019) mencapai 11.156 orang.

Mbak Tutut (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 04:29 WIB

Mbak Tutut : Perbedaan Memperkaya Indonesia Kita

Siti Hardijanti Rukmana, putri sulung Presiden Soeharto yang akrab disapa Mbak Tutut mengatakan, perbedaan dan keanekaragam di berbagai aspek di nusantara tercinta, justru akan memperkaya Indonesia.

Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Maret 2019 - 21:00 WIB

Capres Prabowo dan AHY Dijadwalkan Kampanye Akbar di Makassar

Calon Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dijadwalkan melaksanakan kampanye akbar pada Minggu, 24 Maret 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Eksplorasi Budaya Betawi Dalam Desain Kontemporer di Superdesign Show Milan 2019

Kamis, 21 Maret 2019 - 20:52 WIB

Delapan Ikon Betawi Pamer Budaya di Milan Design Week 2019

Setelah melewati proses kurasi, Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) oleh Artura kembali menampilkan karya desain kontemporer kreatif dalam ajang Super Design Show, yang merupakan bagian…