JIAS 2017 Siap Ramaikan Sleman

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 10 Februari 2017 - 16:17 WIB

Jogja Air Show 2015, Bantul (Barcroft Media/Contributor/Getty Images)
Jogja Air Show 2015, Bantul (Barcroft Media/Contributor/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Sleman - Jogja International Air Show 2017 (JIAS) akan dilaksanakan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang akan diselenggarakan di Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Lapangan Denggung. Masyarakat juga antusias serta siap menyukseskan acara tersebut yang akan berlangsung dari 26 hingga 30 April 2017 di DIY dan sekitarnya.

"Pemkab Sleman dan Warga Sleman prinsipnya siap apabila salah satu agenda JIAS dilaksanakan di Sleman. Pemerintah akan selalu membantu dan mendukung kegiatan kedirgantaraan yang diselenggarakan Pangkalan TNI AU Adisutjipto ini," kata Bupati Sleman Sri Purnomo saat menerima audiensi Panitia JIAS 2017, di Sleman, Kamis (9/2/2017).

Bupati Sleman sangat mengapresisasi dengan adanya kegiatan ini, karena dapat meningkatkan masyarakat Yogyakarta khususnya para warga Sleman yang cinta dengan olahraga dirgantara dan sekaligus dapat mempromosikan pariwisata di Sleman.

Di dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah yang mewakili Komandan Lanud Adisutjipto, "acara tahunan yang dikemas dalam Jogja International Air Show 2017 ini akan menyelenggarakan bermacam-macam kegiatan, dan bertempat di beberapa spot di DIY dan Jawa Tengah".

Kegiatan ini, tidak hanya diselenggarakan sekitaran Kabupaten GUunung Kidul dan Pantai Parangtritis serta Pantai Depok di Kabupaten Bantul, tetapi juga akan dilaksanakan di Alun-Alun Yogyakarta, Prambanan, dan Candi Borobudur Magelang, ungkapnya.

"JIAS merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh TNI AU sebagai lembaga yang mewadahi kegiatan Potensi Dirgantara bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kota Yogyakarta," lanjutnya.

Kegiatan JIAS 2017 akan menampilkan perlombaan olah raga dirgantara diantaranya Microlight, Aeromodeling, Paramotor, Terbang Layang, Gantole, dan Terjun Payung.

"Rencananya tahun ini JIAS akan memecahkan rekor MURI berupa big formation terjun payung dengan target mencapai 50 peterjun dan terbang bersama-sama menggunakan paramotor dengan target lebih dari 30 paramotor," katanya.

"Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Sleman yang meliputi terjun payung, terbang lintas pesawat terbang, microlight dan aermomodelling. Untuk daerah Sleman, kegiatan JIAS 2017 akan dilaksanakan pada hari kedua, 27 April 2017 tepatnya di Lapangan Denggung Sleman" pungkasnya, Kadisops. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…