Menperin Dorong Komponen Lokal Industri Otomotif

Oleh : Ridwan | Jumat, 10 Februari 2017 - 09:05 WIB

IKM Komponen Otomotif (Ist)
IKM Komponen Otomotif (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Industri petrokimia dalam negeri melakukan terobosan baru dengan memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan komponen industri otomotif.

Dalam hal ini, PT Toyota Motor Manufacturing (TMMIN) bekerjasama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) yang memasok reain polypropylene impact copolymer untuk diaplikasikan pada mobil Toyota Vios dan Yaris.

"Hal ini sejalan dengan langkah Kementerian Perindustrian untuk memperdalam struktur industri nasional agar rantai nilai dari sektor hulu sampai hilir semakin kuat sehingga dapat mengurangi ketergantungan bahan baku impor" ungkap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peluncuran Produk Material Lokal Polypropylene Impact Copolymer untuk Mendukung Industri Otomotif Nasional di Bekasi, Jawa Barat (9/1/2017).

Kerjasama antara TMMIN dengan CAP ini akan mendorong pertumbuhanindustri komponen kendaraan di dalam negeri.Secara nasional, saat ini terdapat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia.

Airlangga menjelaskan,Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) industri otomotif nasional yang berbasis bahan baku lokal sekitar 60 persen. Namun untuk jenis kendaraan Low Cost and Green Car (LCDC) telah mencapai 90 persen.

Menperin memberikan apresiasi kepada kedua perusahaan atas komitmennya untuk meningkatkan penggunaan kandungan dalam negeri, menjadikan Indonesia sebagai basis produksi serta memberdayakan mitra lokal dalam kegiatan produksinya sehingga akan menopang pertumbuhan industri nasional.

Pemerintah saat ini sudah memberikan dorongan dengan membuat kebijakan dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memaksimalkan kinerja industri di sektor otomotif guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saat ini kami berusaha meningkatkan komponen lokal berbasis plastik dan baja untuk diterapkan di bodi dari kendaraan. Target kami 30% komponen berbasis lokal di 2018" tambah Menperin.

Industri otomotif merupakan salah satu sektor prioritas dalam kebijakan industri nasional yang ditargetkanproduksinya akan mencapai 2,5 juta unit pada tahun 2020.

Tentunya dalam pengembangan dan pencapaian sasaran tersebut, membutuhkan koordinasi serta pemahaman visi dan misi antara pemerintah dengan pelaku usaha otomotif.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Launching Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018 (Foto: Kemenpar)

Rabu, 18 Juli 2018 - 12:00 WIB

September, Sail Indonesia Moyo Tambora Siap digelar, Catat Kegiatan Serunya!

Nusa Tenggara Barat yang terkenal akan keeksotisannya dengan pemadangan wisata alam ini, akan menggelar Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018 yang akan diikuti oleh 42 negara dan akan…

Ilustrasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:35 WIB

Bekraf Beri Komitmen untuk Naikkan Pasar Game Lokal

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkomitmen untuk menaikkan pangsa pasar "game" pengembang lokal hingga menjadi 10 persen. Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari dalam siaran pers di Jakarta,…

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:20 WIB

IEA Beri Catatan Positif Reformasi Subsidi Energi

Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA) Fatih Birol menyampaikan hasil positif atas reformasi subsidi energi yang telah dilakukan Indonesia. Fatih di Kementerian Energi dan Sumber…

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:02 WIB

Kementerian ESDM Akan Kembali Gelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto 2018

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan kembali menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto Tahun 2018.

Presiden Jokowi dan PM Malaysia Mahathir Mohammad (Foto Setkab)

Rabu, 18 Juli 2018 - 11:00 WIB

Mahathir Bersikukuh Akan Terapkan SST

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bersikukuh akan menerapkan Service and Sales Tax (SST) atau Pajak Pelayanan dan Penjualan untuk menggantikan Goods and Service Tax (GST) atau Pajak…