Minat Masyarakat Banyak, Lion Air Tambah Jadwal Penerbangan Pontianak-Jakarta

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 09 Februari 2017 - 12:57 WIB

Maskapai Penerbangan, Lion Air (ROSLAN RAHMAN/Stringer/Getty Images)
Maskapai Penerbangan, Lion Air (ROSLAN RAHMAN/Stringer/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Pontianak - Sebagai maskapai swasta terbesar di Indonesia, mulai 10 Februari 2017 kini, Lion Air menambah satu jadwal penerbangan langsung dari Pontianak-Jakarta, pulang-pergi.

"Per tanggal 10 Februari 2017 ini Lion Air menambah jadwal penerbangan Pontianak-Jakarta atau sebaliknya. Adapun jadwal penambahannya adalah Pontianak-Jakarta 17.15 WIB-18.45 WIB. Jakarta- Pontianak, 15.00 WIB-16.30 WIB," kata Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, di Pontianak, Kamis (9/2/2017).

Ia juga menjelaskan, penambahan jadwal baru ini, Lion Air terbang sembilan kali per harinya dengan melayani rute dari Bandara Internasional Supadio menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sebaliknya. Penambahan jadwal dilakukan dalam rangka mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat dari dua daerah tersebut. Dengan penambahan rute, kini Lion Air terbang hampir satu jam sekali dalam seharinya.

"Melihat tingginya minat masyarakat untuk bepergian dengan rute Pontianak-Jakarta atau sebaliknya. Kami sangat antusias dengan keterisian slot jam terbang tersebut. Rute penerbangan menuju Jakarta dimulai pada pukul 07.00 pagi dan penerbangan terakhir dijam 08.00 Malam" ujar Edward.

Pada 30 Juni 2000, Lion Air melakukan penerbangan perdananya dari Jakarta menuju Pontianak dengan menggunakan pesawat Boeing 737-200 yang berjumlah dua unit.

"Saat ini Lion Air telah terbang ke lebih dari 44 destinasi domestik maupun internasional dengan mengoperasikan 113 unit armada dengan tipe Boeing 737-800/900, Boeing 747-400, dan Airbus A330-300 yang setiap harinya terbang lebih dari 627 flights," pungkas Edward Sirait. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI dukung gerakan tanam di daerah

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:36 WIB

BNI dan Kementan Kini Garap Bumi Borneo

Barito Kuala - Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas cakupan Program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.