PB Wushu Apresiasi Marvelo Edgar Peroleh Medali Perak

Oleh : Herry Barus | Minggu, 19 Agustus 2018 - 19:00 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Atlet Wushu Indonesia
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Atlet Wushu Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta PB Wushu Indonesia (PB WI) tetap mengapresiasi capaian medali perak nomor changquang putra yang direbut oleh Marvelo Edgar Xavier. Induk organisasi ini melalui Ketua Umum Airlangga Hartarto mengatakan tetap merasa puas dengan prestasi yang dicapai sang atlet.

Saya ucapkan Alhamdulillah karena perak yang direbut Edgar adalah medali pertama bagi kontingen Indonesia. Saya yakin perolehan medali wushu masih akan terus bertambah, kata AirlanggaHartarto kepada awak media di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/8/2018).

Tak pelak, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian ini merasa sangat bangga atas semangat yang diperlihatkan para atletnya dalam perhelatan pesta olahraga terbesar Asia itu. Terlebih, imbuh Airlangga, para atlet itu turun dengan tanpa terbebani target prestasi tertinggi.

Terkait dengan bonus, Menteri Perindustrian ini juga menjelaskan bahwa janji bonus mobil yang disampaikan beberapa waktu lalu untuk peraih medali emas. "Kami siapkan hadiah mobil untuk peraih medali emas, untuk perak akan kami carikan," ujarnya.

Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo menyumbangkan medali perak bagi Indonesia di nomor final Changquan putra.

Dalam nomor tersebut Edgar memperoleh poin 9.72, kalah tipis dengan atlet wushu asal negeri tirai bambu Peiyuan Sun yang memperoleh skor 9.75.

Peluang Indonesia untuk menambah medali emas dari cabang ini masih relative terbuka. Kans itu ada dari nomor Taijiquan dan Taijijian All Round putri melalui pewushu andalan Lindswell. Usai mengikuti babak penyisihan, skor yang dimiliki atlet Sumatera Utara itu masih yang tertinggi diantara peserta lain.

"Masih ada hari esok. Hari ini baru menyelesaikan babak penyisihan. Semua lawan berat, teruatama pewushu dari Hongkong, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalaam, dan juga Jepang. Mereka bagus-bagus," ujar Lindswell dengan napas tersengal-sengal usai bertanding.

Ketika disinggung peluangnya besok, Senin (20/8/2018), bertanding di final, ia hanya menjawab kita lihat besok ya, dengan nada optimis. "Tadi saya bertanding dengan sedikit grogi dan agak nervous. Besok mudah-mudahan lebih bagus lagi," harap peraih medali emas Asian Games 2014.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi obligasi

Senin, 19 November 2018 - 07:27 WIB

Obligasi Diperkirakan Positif Awal Pekan

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi diperkirakan dapat kembali bergerak positif dengan asumsi dapat merespon penurunan imbal hasil obligasi AS di akhir…

Presiden Jokowi bersama Menteri Basuki tinjau pembangunan Jalan

Senin, 19 November 2018 - 07:16 WIB

Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Kualitas Jalan Perbatasan di Papua

Pembangunan jalan perbatasan Indonesia - Papua Nugini terus dilanjutkan. Kondisi saat ini sudah tembus 909 km dari total 1.098 km jalan perbatasan mulai dari Merauke hingga Jayapura, Papua.

Direksi BRI Syariah

Senin, 19 November 2018 - 07:14 WIB

Satu Dasawarsa, BRI Syariah Luncurkan Inovasi Produk

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Produk perbankan syariah kini dituntut memiliki berbagai teknologi. Menyadari ini, PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah meluncurkan enam…

Merpati berhasil memperoleh mitra strategis agar Merpati kembali beroperasi. Mitra strategis tersebut akan melakukan tambahan penyertaan modal ke perusahaan sekurang-kurangnya Rp 6,4 triliun

Senin, 19 November 2018 - 06:40 WIB

Menhub: Kondisi Keuangan Maskapai Penerbangan Harus Sehat

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah kualifikasi yang harus dimiliki sebuah maskapai penerbangan antara lain kondisi keuangan harus sehat.

Menkes Prof. Dr. Dr. Nila Moeloek, SpM (kanan), bersama dengan Technical Marketing Advisor Fonterra Brands Indonesia, Rohini Behl (kiri), menandai peluncuran kampanye Nasional Ayo Indonesia Bergerak

Senin, 19 November 2018 - 06:31 WIB

Kurangi Angka sedentari, Menkes Luncurkan Kampanye Nasional 'Ayo Indonesia Bergerak'

Berdasarkan data Riskesdas 2018, angka aktivitas fisik kurang meningkat dari 26,1% menjadi 33,5% sehingga beresiko menimbulkan berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, kanker,…