Pelindo III Kembangkan Bisnis Air Dalam Kemasan Incar Pemasok Kawasan Industri dan Terminal Pelabuhan

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 Agustus 2018 - 15:34 WIB

Industri Air Minum Dalam Kemasan (Ist)
Industri Air Minum Dalam Kemasan (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelindo III (Persero) mulai mengembangkan bisnisnya dengan mengincar pasar pemasok kebutuhan air bersih di kawasan industri dan terminal pelabuhan.

"Pelindo III melalui afiliasi bisnisnya, Pelindo Energi Logistik (PEL) menggandeng PT SIER Puspa Utama dan BUMN konsultansi teknik, PT Indra Karya (Persero) sedang menjajaki peluang bisnis pemasok air," kata Direktur Utama Ari Askhara, melalui siaran pers pada Kamis (16/8/2018).

Sebagai perwujudannya, perseroan dan mitra kerja akan membangun pabrik industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Perusahaan yang terlibat berkontribusi sesuai dengan spesialisasi bisnisnya. 

"PEL di bawah manajemen Pelindo III Group siap berinvestasi untuk peralatan dan pabrik AMDK, Indra Karya akan dipercaya sebagai operator pabrik dan mengurus perawatannya, serta SIER Puspa Utama berperan sebagai penyedia sumber air bersih," jelas Ari.

Ari menambahkan, saat ini telah dimulai studi pasar untuk mempertimbangkan efisien penggunaan penyediaan sumber air bersih dengan SWRO (desalinasi air laut) atau BWRO (desalinasi air payau).

"Penyediaan sumber air bersih dari air laut dan air payau dipilih karena ketersediaan air tanah dan air sungai semakin terbatas. Permintaan air bersih yang semakin tinggi akan mengancam kelestarian lingkungan jika sumber air menipis," ungkap Ari.

Di sisi lain, tantangan memilih air laut dan air payau adalah perlunya melakukan proses desalinasi untuk menurunkan kadar garam pada air. 

Proses desalinasi yang akan dilakukan menggunakan teknik osmosis membran, sehingga lebih efisien secara operasional dan lebih hemat energi jika dibandingkan proses desalinasi menggunakan teknik thermal.

"Kerja sama di bidang jasa pemasok air bersih tersebut sangat strategis, karena akan ada sharing market yang sudah established. Baik pasar kebutuhan pengguna jasa di terminal yang dioperatori Pelindo III, maupun kebutuhan yang ada pada proyek-proyek di kawasan industri yang dikelola SIER Group," ungkapnya. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).