Pebisnis Wisata Yakin Kunjungan 17 Juta Turis Tercapai, Ini Alasannya

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:43 WIB

Ilustrasi. Turis asal Amerika Serikat belajar membatik di kampung batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6). Antara Foto/Maulana Surya.
Ilustrasi. Turis asal Amerika Serikat belajar membatik di kampung batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6). Antara Foto/Maulana Surya.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kalangan pelaku usaha yang bergerak di bidang industri pariwisata optimistis perhelatan olahraga akbar Asian Games 2018 bakal mendatangkan 500.000 kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Ketua Umum Association of The Indonesian Tours and  Travel Agencies (Asita) Asnawi Bahar mengatakan, hingga Juni, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 7,9 juta wisatawan.

"Ajang Asian Games ini akan ada menambah 500.000 wisman yang hadir untuk menonton pertandingan baik di Jakarta, Jawa Barat, maupun Palembang dan sekaligus berwisata ke Indonesia," ujarnya, kemarin.

Menurutnya,  untuk mencapai target kunjungan 17 juta wisman pada tahun ini, dibutuhkan tambahan sejumlah 9,7 juta wisman sepanjang Juli—Desember 2018. Adapun, rerata kunjungan per bulan ditaksir mencapai 1,5 juta wisman (tanpa memperhitungkan adanya pergelaran internasional).

"Nanti ketika Asian Games akan ada tambahan 500.000 kunjungan wisman. Belum lagi kunjungan wisman dari rapat tahunan IMF/World Bank. Sehingga, nantinya kami yakin bisa capai target kunjungan wisman atau paling tidak memperkecil defisit hingga akhir tahun."

Saat ini, para anggota Asita telah mempersiapkan sejumlah paket destinasi wisata untuk menggaet para wisman yang hadir menonton perhelatan Asian Games. Salah satu fokusnya adalah promosi wisata untuk menjadikan Palembang sebagai destinasi sports tourism.

Terpisah, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedi juga optimistis perhelatan Asian Games akan menyumbang 300.000—500.000 kunjungan wisman Indonesia.

"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk promosi destinasi wisata Indonesia, agar nantinya para atlet maupun wisatawan lainnya kembali lagi datang berkunjung ke Indonesia," ucapnya.

Dia berpendapat, upaya promosi itu dibutuhkan untuk bisa menarik minat wisman yang datang berkunjung saat Asian Games agar mau melakukan belanja sehingga berkontribusi pada perolehan devisa.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya memperkirakan terdapat 170.000 wisman yang datang ke Indonesia dalam perhelatan Asian Games.

Angka sebanyak 170.000 wisman tersebut terdiri atas 10.000 penonton, 5.000 panitia, 5.000 media dan 150.000 penonton mancanegara. "Asian Games ini menjadi momentum yang tepat sebagai ajang promosi destinasi wisata," katanya.

Dia memproyeksi, 170.000 wisman yang datang ke Indonesia itu akan terfokus ke wilayah Jakarta, Bandung, dan Palembang. Adapun, potensi nilai devisa yang diperoleh dari para wisman tersebut ditaksir mencapai Rp3 triliun.

Berdasarkan data Inasgoc, Asian Games akan diikuti 45 negara dengan jumlah 15.000 atlet dan panitia, 5000 media, 30.000 sukarelawan dan pekerja, serta akan ditonton 5 miliar pemirsa dari seluruh penjuru dunia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).