Tingkatkan Ekspor, API Teken MoU Dengan Suplier Kapas Amerika

Oleh : Ridwan | Kamis, 16 Agustus 2018 - 08:40 WIB

Ketua Umum API Ade Sudrajat saar melakukan penandatanganan MoU dengan Suplier Kapas Amerika Serikat (Foto: Dok. Industry.co.id)
Ketua Umum API Ade Sudrajat saar melakukan penandatanganan MoU dengan Suplier Kapas Amerika Serikat (Foto: Dok. Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) secara resmi melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan suplier kapas terbesar di Amerika Serikat (AS).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Ketua Umum API Ade Sudrajat saat berkunjung ke Washington, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Ade menjelaskan, dalam perjanjian tersebut nantinya seluruh Pusat Logistik Berikat (PLB) yang ada di Indonesia akan diisi oleh kapas dari AS.

"Nantinya, garmen buatan Indonesia dengan memakai kapas AS akan dipertimbangkan untuk dapat kemudahan masuk pasar Amerika," katanya saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, dalam MoU tersebut kita menyandarkan hubungan dagang antara Indonesia dengan AS atas dasar saling menguntungkan.

"Yang penting baik volume maupun value tetap naik," terang Ade.

Berdasarkan catatan API, ekspor tektil Indonesia ke Amerika cenderung mengalami penurunan. Tahun 2015 mencapai USD 5.181 miliar, tahun 2016 turun menjadi USD 4.961 miliar, dan tahun 2017 kembali turun menjadi USD 4.786 miliar.

Ade menyakini dengan adanya MoU tersebut dapat meningkatkan hubungan perdagangan bilateral antara Indonesia dan Amerika.

"Dengan adanya MoU tersebut, saya berharap industri TPT nasional akan lebih maju, utamanya mendapatkan kapas yang mempunyai kualitas baik dengan harga yang kompetitif," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Pacu Implementasi Industri Keempat, RI Jadi Garda Terdepan Transformasi Industri 4.0 di Asia

Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara Benua Kuning tersebut.

Kepulauan Morotai, Maluku Utara. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Yuk Nikmati Indahnya Surga Bawah Laut Pulau Morotai

Pulau yang secara administratif berada dalam kawasan Maluku Utara ini tak hanya punya pantai dan pasir yang lembut, tapi juga punya pemandangan bawah laut yang unik.

Yudha Fajrin pendiri sekaligus pemilik PT Kato Kuliner Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:05 WIB

Sempat Tak Dapat Restu Orang Tua, Yudha Fajrin si Pedagang Satay Kini Sukses di Dunia Bisnis Indonesia

Mulai berbisnis sejak usia 15 tahun, Yudha Fajrin, pria kelahiran Palembang 5 Maret 1988 yang merupakan pemilik dari Satay Kato dan beberapa produk dengan brand Kato mengaku tak pernah kapok…

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:19 WIB

18 KUKM Potensial Ekspor Berkesempatan Ikuti TEI 2018

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung…

Peluncuran Sandimas Home Center

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Ekspansi Bisnis, Sandimas Pastikan untuk IPO

Kendati pasar properti belum sepenuhnya bergairah kembali, hal ini tidak menyurutkan Sandimas sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan untuk memperlebar ekspansi bisnisnya.…