BC Jamin Awasi Pengapalan Konsentrat PT Freeport

Oleh : Hariyanto | Selasa, 14 Agustus 2018 - 16:00 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (asiabusinessinfo)
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (asiabusinessinfo)

INDUSTRY.co.id - Timika- Jajaran Kantor Bea Cukai Amamapare, Timika, Papua, menjamin pengapalan konsentrat PT Freeport Indonesia untuk tujuan ekspor ke berbagai negara selama ini diawasi secara ketat oleh berbagai instansi terkait.
 

Kepala Kantor Bea Cukai Amamapare I Made Aryana di Timika, Senin (13/8/2018)  mengatakan pengawasan terhadap aktivitas pengapalan konsentrat PT Freeport tidak hanya melibatkan Bea Cukai tetapi juga instansi teknis lain seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika, Dinas Pertambangan, Sucofindo dan lainnya.

Demikian halnya dengan timbangan konsentrat Freeport, katanya, secara berkala selalu dilakukan tera ulang untuk memastikan validitas tonase yang dikapalkan atau yang diekspor.

"Berapapun yang diekspor, itu sudah melalui proses timbang yang benar dan dijamin validitasnya. Jadi, tidak ada barang yang keluar tanpa melalui syarat-syarat yang sudah ditentukan," jelas Made kepada Antara.

Menurut dia, semua kegiatan eksportasi maupun importasi yang dilakukan oleh PT Freeport melalui Pelabuhan Amamapare mendapat pengawasan ketat dari aparat Bea Cukai setempat.

"Setiap ada pengapalan barang, kita akan buka segelnya untuk satu kali pengapalan," ujar Made.

Made menegaskan hal itu menyusul adanya rumor yang berkembang di kalangan DPRD Mimika bahwa selama ini pengapalan konsentrat Freeport terutama untuk tujuan ekspor tidak pernah diawasi secara ketat sehingga berpotensi mengurangi penerimaan (devisa) negara dan Pemkab Mimika.

Sesuai laporan yang diterima pihak Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum lama ini,  total ekspor konsentrat Freeport sejak Februari hingga Juni 2018 sebesar 465.000 ton.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Gatot mengatakan rata-rata produksi bijih mentah Freeport saat ini sekitar 175.000 -176.000 ton per hari.

Pemerintah telah menyepakati pemberian izin ekspor konsentrat kepada PT Freeport hingga Februari 2019.

Sementara itu Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Ditjen Minerba Kementerian ESDM Bambang Susigit mengatakan mengatakan Freeport mendapatkan jatah ekspor konsentrat sebanyak 1,2 juta wet metric ton (WMT) hingga 2019.

Pemberian rekomendasi ekspor konsentrat ini, menurut Bambang, sudah melalui tahap evaluasi oleh pihak verifikator maupun Kementerian ESDM.

Meski mengantongi kuota ekspor konsentrat sebesar 1,2 juta WMT, Freeport tetap tak berhasil mencapai target kuota yang diajukannya sebesar 1,66 juta WMT.

PT Freeport telah mendapatkan enam rekomendasi ekspor konsentrat tembaga sejak 2014. Terakhir, rekomendasi diberikan untuk jangka waktu satu tahun, yakni 17 Februari 2017-16 Februari 2018 dengan kuota sebanyak 1,11 juta ton.

Hingga akhir 2017, realisasi ekspor konsentrat tembaga Freeport Indonesia pada periode rekomendasi tersebut telah mencapai 921.137 ton atau 82,76 persen dari kuota.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut LPDB KUMKM Braman Setyo dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Mamuju, Sulawesi Barat.

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:28 WIB

LPDB Targetkan Penyaluran Dana Bergulir di Sulawesi Barat Capai Rp100 Milyar

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM berharap dana bergulir yang bisa disalurkan ke koperasi dan pelaku usaha…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Peresmian Laboratorium Uji Pelumas PT. Surveyor Indonesia (Persero) di Sentul, Bogor

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

Menperin Akan Beri Sanksi bagi Industri yang Tidak Terapkan SNI Wajib Pelumas

Kementerian Perindustrian telah menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 25 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pelumas secara wajib.

BBRI (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:17 WIB

BBRI Terus Melesat Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., berhasil menorehkan capaian gemilang dengan mencatatkan harga saham tertinggi dengan nilai per unit saham di Bursa Efek Indonesia sebesar Rp. 4.040 atau…

Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

Tugas Tugas Berat Polri Jelang dan Pasca Pilpres 2019

Indonesa Police Watch (IPW) mendata ketiga tugas berat Polri itu yakni; Pertama, mengantisipasi rasa percaya diri yang berlebihan dari para pendukung capres. Sebab dikhawatirkan jika capresnya…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Selasa, 19 Maret 2019 - 09:00 WIB

BNI Syariah Optimalkan Engagement dengan Nasabah

Jakarta - BNI Syariah berusaha mengoptimalkan layanan kepada nasabah dengan meningkatkan engagement dengan nasabah.