Garuda Optimis MICE Yogyakarta Tingkatkan Keterisian Penumpang

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Agustus 2018 - 12:30 WIB

Festival Of Light di Kaliurang. Yogyakarta (Foto:visitingjogja.com)
Festival Of Light di Kaliurang. Yogyakarta (Foto:visitingjogja.com)

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta- PT Garuda Indonesia (Persero) mengandalkan tingginya potensi kegiatan "Meeting, Incentive, Converence, and Exhibition" (MICE) di Yogyakarta untuk mendongkrak okupansi atau tingkat keterisian penumpang.

 "Kegiatan 'MICE' memang menjadi unggulan di Yogyakarta," kata Finance Manager Branch Office Yogyakarta PT Garuda Indonesia Dwi Hermawan di Yogyakarta, Jumat (10/8/2018) .

Menurut Dwi, di Yogyakarta potensi kegiatan MICE cukup tinggi baik dari instansi pemerintah maupun swasta khususnya yang memiliki kantor pusat di Jakarta.

Yogyakarta menjadi tujuan kegiatan MICE instansi dari berbagai daerah karena selain banyakperhotelan, derah ini juga menyuguhkan banyaknya keragaman destinasi wisata baru dan menarik.

"Orang melakukan kegiatan MICE di Yogyakarta biasanya sekaligus berwisata. Jika dulu hanya ada Malioboro, Keraton, atau Candi Prambanan, sekarang banyak pilihan destinasi-destinasi baru dengan spot-spot menarik yang bermunculan," kata dia kepada Antara.

Selain itu, lanjut dia, untuk meningkatkan okupansi, PT Garuda Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta juga memperkuat kemitraan dengan segmen instansi pemerintah maupun kalangan pelaku bisnis di DIY.

Hal itu, menurut dia, berdasarkan pertimbangan bahwa potensi kegiatan perjalanan dinas ke luar kota masih cukup tinggi.

Menurut dia, pemberian fasilitas pelayanan yang terbaik adalah upaya yang selalu diutamakan Garuda dalam meyakinkan pelanggannya.

"Dalam hal ini kita harus bisa meyakinkan pelanggan dari DPR maupun universitas serta korporasi lainnya karena kalau kita data perjalanan dinas di DIY berkembang masih bagus," kata dia.

Menurut Dwi, saat ini okupansi atau tingkat keterisian penumpang pesawat Garuda Indonesia di Yogyakarta cukup tinggi. Saat masa peak season okupansi bisa mencapai 90 persen, sedangkan saat "low season" utamanya pada Januari, Februari, dan Maret okupansi masih mencapai 70-80 persen.

"Kalau sekarang ini masuk katagori tinggi khususnya dari MICE. Pada pagi hari pemesanan pesawat ekonomi saja biasanya sudah hampir penuh ," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…