200 Pasukan Brimob Didatangkan Atasi Kelompok Bersenjata di Papua

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Agustus 2018 - 11:45 WIB

Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)
Pasukan Brimob/Polisi (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Timika- Sebanyak 200 personel Brimob didatangkan ke Timika guna mengatasi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) yang akhir-akhir ini kerap melakukan teror penembakan di beberapa wilayah di Papua.

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto di Timika, Minggu (12/8/2018)  mengatakan pada Jumat lalu, sebanyak 200 personel Brimob dari Ambon dan Kelapa Dua Depok telah tiba di Timika.

Pasukan Brimob tersebut selanjutnya akan dikirim ke beberapa daerah seperti Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya, termasuk di Tembagapura Mimika untuk mengatasi gangguan kamtibmas oleh KKSB.

"Ada satu kompi dari Satuan Brimob Polda Maluku dan satu kompi lagi dari Resimen Pelopor Brimob Polri," jelas AKBP Agung.

Ia mengatakan, untuk sementara pasukan Brimob luar Papua itu disiagakan di Timika.

Mereka akan dikirim ke beberapa daerah rawan gangguan kamtibmas sesuai kebutuhan di wilayah tersebut.

Khusus di wilayah Nduga, hingga kini masih terdapat satu kompi yang tergabung dalam Satgasus Papua untuk mengamankan wilayah itu dari gangguan KKSB.

"Sampai sekarang masih ada satu kompi disiagakan di Nduga. Pasukan yang datang ini untuk penebalan dan mengisi kekosongan di beberapa tempat yang terdapat potensi ancaman gangguan kamtibmas oleh KKSB," ujar AKBP Agung.

Ancaman gangguan kamtibmas di beberapa wilayah di Papua cukup meningkat akhir-akhir ini, termasuk menjelang peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, seperti penyerangan terhadap dua anggota dan mobil patroli Polres Puncak Jaya di Mulia.

Selain itu, baru-baru ini tim survei 'Papua Terang' yang didampingi aparat TNI juga diserang oleh sekelompok warga saat melakukan kegiatan survei di Kabupaten Paniai.

Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi AM Kamal mengakui tiga daerah yaitu Nduga, Puncak, dan Puncak Jaya menjadi perhatian serius Polda Papua menjelang perayaan HUT RI tahun ini.

"Daerah lain di Papua cukup kondusif sebagaimana laporan dari para kapolres. Namun, yang menjadi perhatian adalah daerah-daerah pegunungan karena masih terjadi kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata," kata Kombes Kamal baru-baru ini. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Rabu, 26 September 2018 - 20:24 WIB

Rumah Tahan Gempa Risha Dibanderol Mulai 27 Juta Untuk Tahap Pembuatan Awal

Risha merupakan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun secara instan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya dan telah teruji tahan gempa hingga 8 Skala Richter…

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata dan Sekretaris Menteri Pariwisata Ukus Kuswara serta Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Andyani seusai penandatanganan MoU Grab d

Rabu, 26 September 2018 - 19:15 WIB

Dukung Program Wonderful Indonesia, Grab Teken MoU Dengan Kemenpar

Sejalan dengan visinya sebagai everyday superapp,Grab, platform O2O terkemuka di Asia Tenggara, hari ini menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk menghadirkan…

Bekasi Industrial Tourism Saring Bibit Pelari Muda Masa Depan

Rabu, 26 September 2018 - 18:41 WIB

Gelar Fun Run, Bekasi Industrial Tourism Saring Bibit Pelari Muda Masa Depan

Dalam rangka memeriahkan hari olahraga nasional, disbudpora, Kabupaten Bekasi didukung oleh PT. Graha Buana Cikarang, PT Jababeka, Tbk, danĀ Bekasi Industrial TourismĀ (BIT), Kodim Kab. Bekasi,…

PLN (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 26 September 2018 - 18:00 WIB

PLN Babel Targetkan Pelanggan Industri Tumbuh 12 Persen

PLN Area Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pertumbuhan pelanggan industri pada 2018 sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya.

PT Prudential Life Assurance (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 26 September 2018 - 17:45 WIB

Asuransi Prudential Sasar Pangsa Pasar Milenial

Perusahaan asuransi Prudential Indonesia mulai menyasar pangsa pasar millenial, melihat potensi peminat asuransi bagi anak muda mulai terbuka.