Pertumbuhan Industri Nasional Melambat pada Triwulan II-2018

Oleh : Ridwan | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 12:10 WIB

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Institute For Development of Economics and Finance (Indef) menilai pertumbuhan industri nasional pada triwulan II-2018 mengalami perlambatan jika dibandingkan triwulan I-2018.

Namun, pertumbuhan industri nasional mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan II tahun sebelumnya. 

Hal tersebut disampaikan oleh Peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus saat dihubungi Industry.co.id di Jakarta, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Heri, industri nonmigas tumbuh ditengah berbagai tantangan dan gejolak domestik maupun global, sehingga pertumbuhannya kurang optimal dan masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Peranan industri terhadap PBD pun semakin kecil," kata Heri. 

Ditambahkan Heri, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri banyak bersumber dari sektor lain, seperti perdagangan, pertanian, lingkungan, energi, keuangan, tenaga kerja dan infrastruktur atau logistik.

"Oleh sebab itu semua faktor-faktor tersebut harus kondusif dan mendukung industri. Industri penting untuk didukung karena peranannya yang sangat besar bagi perekonomian nasional," terang Heri. 

Untuk mengatasi perlambatan pertumbuhan industri nasional, Indef menghimbau kepada setiap instansi yang terkait dengan investasi baik di pusat maupun daerah harus bersinergi dalam mengundang investor yang export oriented. 

"Permurah biaya logistik, dukungan finansial seperti modal murah untuk industri. Kepastian bahan baku, energi, produktivias Tenaga kerja. Itu penting untuk dilakukan," tutur Heri. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:31 WIB

Dampak Gempa 7 SR, Kegiatan Pendidikan di NTB Diliburkan

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian pascagempa 7 SR pada…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:25 WIB

Hingga Senin Pagi, Gempa Masih Terjadi di Lombok NTB

Gempa bumi susulan dua kali masih terjadi masing-masing di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin pagi (20/8/2018) setelah sebelumnya diguncang dengan kekuatan 7 Skala Richter…

Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (Foto Rizki Meirino)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:07 WIB

Semarakkan HUT RI, Mandiri dan PPA Gelar Aksi Sosial di Papua Barat

Bank Mandiri bersama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menggelar serangkaian aksi sosial di Merauke dan Sorong, Papua Barat untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73. Rangkaian itu meliputi…

Mensos Idrus Marman dan Dirjen irjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat (Foto Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:00 WIB

Pemerintah Sertifikasi Data Korban Gempa di Lombok NTB

Kementerian Sosial sedang melakukan verifikasi terhadap data korban yang meninggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) gempa bumi 7 Skala Richter (SR), Minggu (19/8/2018) malam.

Ilustrasi Gempa

Senin, 20 Agustus 2018 - 03:55 WIB

Gempa 5 SR Guncang Seram Maluku Bagian Timur

Gempa Bumi dengan kekuatan 5 Skala Ricther (SR) mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, pada Minggu (19/8/2018) malam.