Kereta Bandara Sumbar Bisa untuk Angkutan Perkotaan

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 11:50 WIB

Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspress pada Senin (21/5).
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian Kereta Api Bandara Minangkabau Ekspress pada Senin (21/5).

INDUSTRY.co.id - Padang - Kereta api bandara Minangkabau Ekspress bisa difungsikan sebagai kereta komuter untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat dari pinggir ke pusat kota, kata  Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri.

"Kita harus merubah sudut pandang tentang kereta api bandara ini. Pemanfaatannya tidak harus untuk ke bandara, bisa juga melayani transportasi harian masyarakat," katanya di Padang, Jumat (10/8/2018)

Ia mengatakan itu terkait evaluasi kereta api bandara Minangkabau Ekspress di Sumbar yang mulai dioperasikan sejak Mei 2018.

Menurutnya agar bisa dimanfaatkan sebagai angkutan harian masyarakat, perlu ditambah beberapa sarana seperti halte untuk naik dan turun penumpang.

Selama ini ada dua shelter kereta api yang berada antara Stasiun Simpang Haru, Padang dan Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Dua shelter itu masing-masing di Alay, Siteba dan shelter Basco di Air Tawar. Ke depan shelter tersebut akan ditingkatkan menjadi halte agar akses masyarakat untuk naik dan turun kereta makin banyak.

"Nanti mahasiswa dan masyarakat di sekitar Simpang Haru yang ingin ke Air Tawar, bisa menggunakan kereta api dan turun di halte Basco. Demikian juga sebaliknya," kata dia.

Selain itu integrasi antarmoda angkutan juga akan diupayakan. Masyarakat yang turun dari angkot atau Trans Padang harus bisa mengakses stasiun atau halte kereta api sehingga moda tranportasi itu berkembang.

"Secara bertahap kita akan tingkatkan layanan pada masyarakat Sumbar," ujarnya.

Sementara itu Kepala PT KAI Divre Sumbar Yoherman mengatakan kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas utama dalam pelayanan kereta api.

Ada standar pelayanan minimal (SPM) yang menjadi pedoman bagi PT KAI dalam memberikan layanan pada penumpang. Jika hal itu tidak terpenuhi, masyarakat bisa komplain.

"Dirjen juga akan menegur jika stantar itu tidak terpenuhi," katanya.

Kereta api Bandara Internasional Minangkabau yang dinamakan Minangkabau Ekspress diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo pada Mei 2018.

Kereta itu adalah yang ketiga di Indonesia setelah bandara Kualanamu Sumatera Utara dan Soekarno-Hatta, Banten (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

BCA Pastikan Akuisisi Bank Kecil Selesai Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan selesai pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung…

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:00 WIB

Garuda Sudah Turunkan Tarif di Sejumlah Rute

PT Garuda Indonesia sudah menurunkan tarif penerbangan di sejumlah rute menyusul hasil konsolidasi Kementerian Perhubungan dan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Indonesia (Inaca) soal lonjakan…

The Parc Apartement tawarkan konsep coliving bagi kaum milenial, Foto : INDUSTRY.co.id

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:59 WIB

Ini Strategi Bisnis Pengembang South City di Tahun Politik

Mengawali tahun 2019 dan dalam momentum tahun politik PT Setiawan Dwi Tunggal terus optimis dalam mengembangkan bisnis korporasinya, yaitu melalui proyek apartemen di South City Cinere. Lantas…

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) (Foto Ist)

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:00 WIB

Krakatau Steel Jalankan Dua Proyek Besar Tahun ini

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk akan menjalankan dua proyek strategis tahun ini. Proyek ini bertujuan untuk melakukan ekspansi kapasitas di bagian hilir dan menurunkan biaya produksi di bagian…