Di Luar Diapreasiasi, KKBMM: Dorong Pemerintah Tetapkan 15 Mei Hari Kebangkitan Nusantara

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 06:38 WIB

Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM) meminta kepada pemerintah agar segera menetapkan tanggal 15 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nusantara dalam kalender nasional.
Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM) meminta kepada pemerintah agar segera menetapkan tanggal 15 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nusantara dalam kalender nasional.

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM) meminta kepada pemerintah agar segera menetapkan tanggal 15 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nusantara dalam kalender nasional. Hal tersebut lantaran sebagai bentuk peringatan terhadap perjuangan pahlawan nasional Pattimura.

Djamalluddin Koedoeboen, Ketua Umum KKBMM menegaskan sebanyak 200 negara melalui deklarasi Durres Albania Eropa pada 29 Juli 2018 telah melahirkan kesepakatan untuk pemerintah Indonesia menjadikan 15 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nusantara.

“Kami meminta pemerintah memberikan perhatian serius untuk hal ini, apa ruginya jika negara jadikan tanggal 15 sebagai Hari Kebangkitan Nusantara, toh dunia internasional saja memberikan apresiasinya, kenapa bangsa sendiri melupakan perjuangan pahlawan nasional Pattimura,” ujar Djamalluddin kepada INDUSTRY.co.id , di Jakarta, Jumat (10/8/2018)

Lanjutnya, dipilihnya tanggal 15 dikarenakan kala itu tanggal 15 Mei 1817 merupakan awal pergerakan kebangkitan nusantara yang dipimipin Thomas Matulessy alias Pattimura di Maluku melawan kolonial Belanda.

“Setelah perlawanan Pattimura di Maluku, baru muncul perang Diponegoro 1825-1830 dan lain-lainnya,” ujar dia

Hal serupa dikatakan, tokoh Maluku yang juga pernah menjabat gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu mengatakan 15 Mei dijadikan hari keramat bagi masyarakat Maluku baik yang ada di Indonesia maupun di dunia sebagai bentuk peringatan perjuangan pahlawan nasional Pattimura.

“Pahlawan yang lain tidak pernah dirayakan oleh masyarakat lokal Indonesia. Tapi masyarakat Maluku menghargai pahlawannya dan terus merayakan Hari Pattimura dengan upacara dan adat yang dilakukan masyarakat Maluku.  Sebagai bangsa yang besar walaupun Pattimura dianugerahi pahlawan besar, namun bangsa ini belum menghargai jasa Pattimura,” kata Ralahalu.

Lanjutnya, selama ini setiap Hari Pattimura 15 Mei dirayakan oleh masyarakat Maluku seluruh nusantara. Maka nantinya pada 15 Mei 2019 yang akan datang, sesuai deklarasi Durres akan di deklarasikan di Jakarta dan diusulkan kepada pemerintah Indonesia oleh masyarakat Maluku dan dunia untuk ditetapkan sebagai hari Kebangkitan Nusantara dan dirayakan secara nasional.

“Kita berharap 2019 dalam Hari Pattimura pemuda semua tokoh masyarakat dan adat, para latupatti bersatu untuk deklarasi menjadi hari pergerakan kebangkitan nusantara yang dirayakan oleh Indonesia,” harapannya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim BIGETRON dinobatkan sebagai The Strongest Squad Indonesia

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:50 WIB

Tim BIGETRON dinobatkan sebagai The Strongest Squad Indonesia di Grand Final PUBG Mobile Indonesia National Championship 2018

Tencent Games, Developer Game ternama di dunia, menghadirkan Grand Final PUBG mobile Indonesia National Championship (PINC) 2018. Grand Final yang diikuti oleh 16 tim yang terdiri dari pemenang…

Rusun Ponpes Cipasung, Tasikmalaya

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:39 WIB

Kementerian PUPR Bangun 27 Rusun Ponpes di Jawa Barat Tahun 2018

Dengan adanya Rusun diharapkan mendukung Ponpes dalam menghasilkan santri yang religius, nasionalis dan berakhlakul karimah

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:30 WIB

BPR Terlu Waspadai Marak Tumbuhnya Fintech

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mewaspadai gempuran "financial technology" atau teknologi finansial yang saat ini mulai merambah di pedesaan.

Asuransi Ilustrasi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Masyarakat Tak Perlu Ragukan Asuransi Syariah

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta masyarakat muslim tidak ragu menggunakan produk asuransi syariah.

Kebun Tembakau

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:00 WIB

Harga Tembakau Kasturi di Jember Berkisar Rp50.000/Kg

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Kasturi Kabupaten Jember Abdurrahman mengatakan harga tembakau kasturi di wilayah setempat cukup bagus yakni berkisar Rp44 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram untuk…