BKPM Tawarkan Proyek Infrastruktur Sebesar Rp189 Triliun ke Investor Tiongkok

Oleh : Ridwan | Jumat, 10 Agustus 2018 - 17:33 WIB

Ilustrasi pekerja proyek infrastruktur pemerintah (Foto: Istimewa)
Ilustrasi pekerja proyek infrastruktur pemerintah (Foto: Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan sejumlah proyek infrastruktur senilai total US$ 13,1 miliar atau setara Rp189 triliun kepada  investor Tiongkok.

Penawaran ini dilakukan saat Market Sounding proyek-proyek infrastruktur skema KPBU di Shanghai (3 Agustus 2018) dan Beijing (8 Agustus 2018).

Beberapa proyek yang ditawarkan adalah perluasan Bandara Hang Nadim dan beberapa pembangkit Listrik dengan total kapasitas sekitar 1.885 Mega Watt (MW). Kemudian proyek jalan tol di sejumlah daerah, LRT Batam, proyek infrastruktur pariwisata Kawasan Danau Toba, dan perluasan Bandara Labuan Bajo.

Beberapa pengelola kawasan industri juga menawarkan investasi infrastruktur pada kawasannya. Beberapa diantaranya adalah Kawasan Industri Terpadu Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur, CFLD Industrial Park di Tangerang, Banten dan Cikarang Jawa Barat, serta sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Tamba P. Hutapea menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya untuk menyediakan infrastruktur. Pemerintah juga menjanjikan dukungan kemudahan dan penjaminan untuk proyek infrastruktur dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Pemerintah memberikan peluang seluas-luasnya kepada pihak swasta dari dalam maupun luar negeri berpartisipasi dalam proyek infrastruktur skema KPBU,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Acara Market Sounding ini diselenggarakan BKPM bekerja sama dengan KJRI Shanghai dan KBRI Beijing serta didukung oleh China Export & Credit Insurance Corporation (Sinosure). 

Tiongkok dipilih dengan pertimbangan tingginya minat dari para pelaku bisnis negara tersebut di bidang infrastruktur. Investor yang berminat sebagian besar merupakan perusahaan global yang telah mengembangkan bisnisnya di banyak negara karena keunggulan teknologi yang dimiliki serta kemampuan keuangan yang besar.

Sementara Konsul Jenderal RI di Shanghai Siti Nugraha Mauludiah mengatakan penyelenggaraan kegiatan di Shanghai sangat tepat. Kota ini adalah pusat keuangan terbesar di Tiongkok yang banyak memiliki perusahaan infrastruktur kelas dunia, seperti Shanghai Electric dan Shanghai Tunnel Engineering.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Kompleks Olahraga GBK

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:45 WIB

Berikut Ini Jadwal Pertandingan Asian Games di Jakarta

Perhelatan olahraga terbesar se-Asia atau Asian Games 2018 mulai memasuki hari ketiga. Indonesia sebagai tuan rumah kali ini membagi penyelenggaraan Asian Games 2018 di dua kota yaitu Jakarta…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:21 WIB

Ini Maklumat Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia pada Hari Raya Idul Adha

Besok umat Islam akan merayakan Idul Adha. Puncak dari Hari Raya Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban. Ini adalah momen yang sangat baik bagi masyarakat (khususnya menengah bawah) untuk…

Foto Ilustrasi E-commerce

Selasa, 21 Agustus 2018 - 11:15 WIB

RPP Perdagangan e-Commerce Tinggal Tunggu Goresan Tinta Jokowi

Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (TPMSE) ataue-commercesaat ini tengah menunggu pengesahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).