Kerja Sama Lisensi Peneliti Lingkup Kementan Catat Royalti Senilai Rp14,7 Milyar

Oleh : Wiyanto | Jumat, 10 Agustus 2018 - 18:15 WIB

Kerja Sama Lisensi Peneliti Lingkup Kementan Catat Royalti Senilai Rp14,7 Milyar
Kerja Sama Lisensi Peneliti Lingkup Kementan Catat Royalti Senilai Rp14,7 Milyar

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pertanian telah melakukan kerjasama alih teknologi secara komersial (lisensi) dengan para pelaku usaha/industri guna mempercepat pemanfaatan invensi yang telah dihasilkan oleh para peneliti Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan.

Sampai dengan tahun 2017, sebanyak 103 invensi  Balitbangtan sudah dilisensi oleh 93 mitra swasta dan BUMN. Selama tiga tahun, royalti yang dihasilkan sudah mencapai Rp 14,7 miliar.

“Royalti tersebut diperoleh dari lisensi alat dan mesin pertanian, varietas padi dan jagung, serta pupuk hayati. Kami di Balitbangtan memiliki prinsip bahwa inovasi teknologi yang dihasilkan harus dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat," demikian diungkapkan Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) Retno Sri Hartati saat menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Inventor dan Pengelola Kekayaan Intelektual dalam Penyusunan dan Pengelolaan Kekayaan Intektual di IPB ICC Bogor yang berlangsung  yang diselenggarakan pada 7 – 10 Agustus 2018.

Balitbangtan terus mendorong kerjasama lisensi antara peneliti dengan pihak swasta/BUMN. Upaya ini dilakukan agar teknologi yang dikembangkan oleh para peneliti dapat mengikuti kebutuhan pasar. “Dengan menggiatkan upaya komersialisasi ini, berarti kita juga turut mendorong penyebarluasan teknologi yang sudah dikembangkan oleh para peneliti kita,” tuturnya.

Berdasarkan catatan yang dimiliki Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan Asasi Manusia pada tahun ini, Balitbangtan Kementan tercatat sebagai lembaga penelitian penghasil paten granted terbanyak. Hingga Juni tahun ini, Balitbantan melalui BPATP telah mendaftarkan sebanyak 335 paten dan 153 di antaranya paten granted. Selain itu, Balitbangtan juga telah menghasilkan lebih dari 500 varietas didaftarkan, dan 108 varietas unggul tanaman diantaranya yang telah dimohonkan untuk dilindungi. 64 varietas di antaranya telah memiliki sertifikat Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). 

Kementan juga, menurut Retno, sangat memerhatikan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Perlindungan HKI merupakan menjadi isu yang sangat penting dan strategis karena sangat berkaitan dengan perdagangan global.

“Sejarah sudah membuktikan bahwa banyak sekali bisnis yang tumbuh dan meraup keuntungan yang sangat besar karena mereka mampu memanfaatkan kekuatan invensinya. Satu perusahaan dapat memiliki puluhan bahkan ratusan paten, sehingga mereka dapat menciptakan produk-produk yang revolusioner dan menjadi perusahaan teknologi terkemuka di dunia,” papar Retno.

Sebagian bagian dari upaya mendorong para peneliti untuk mempatenkan temuan mereka, Balitbangtan menyelenggarakan Bimtek tersebut dengan tema.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Jojo. S. Nugroho

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:16 WIB

Agensi PR Asean Lakukan Kolaborasi Incar Tender Global

Dibukanya pintu Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan perkembangan Revolusi Industri 4.0 membuat praktisi komunikasi di kawasan Asia Tenggara mau tidak mau berkolaborasi agar mampu bertahan dengan…

Booth BRI Syariah di Festival Jajan Bango Senayan

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:03 WIB

Hadir di Festival Jajan Bango 2019, BRI Syariah Beri Kemudahan Bertransaksi

Jakarta --- Ribuan orang tumpah ruah dalam Festival Jajan Bango (FJB) 2019 yang diselenggarakan pada 16-17 Maret 2019 di area parkir Squash, Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Lebih dari 80…

Indonesia dan China

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:00 WIB

Indonesia Tawarkan 28 Proyek Strategis kepada China

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah menawarkan 28 proyek kepada China. Total proyek tersebut senilai USD 91,1 miliar atau setara dengan Rp…

JNE. (Foto: IST)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:54 WIB

Mulai Besok Tarif Kiriman Paket JNE Naik 19 Persen

Perusahaan jasa kiriman ekspres JNE kembali melakukan penyesuaian tarif jasa kiriman paket ke konsumen. Penyesuaian itu berupa kenaikan tarif maupun penurunan tarif dan berlaku mulai 21 Maret…

Nokia 3.1 Plus Resmi meluncur di Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:32 WIB

Nokia 3.1 Plus Resmi Hadir Untuk Pasar Indonesia, Apa Saja Kelebihanya?

HMD Global, the home of Nokia phones, mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia, smartphone dengan layar 6-inchi HD+ dan daya tahan baterai selama 2 hari.