Tak Dapat Tiket Pilpres, Rizal Ramli Dipastikan Tetap Konsisten Berjuang Untuk Rakyat Kecil

Oleh : Herry Barus | Jumat, 10 Agustus 2018 - 13:18 WIB

Tokoh nasional Rizal Ramli (Foto Dok Industry.co.id)
Tokoh nasional Rizal Ramli (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Meski tak berhasil mendapatkan tiket di Pilpres 2019, ekonom senior Rizal Ramli diyakini tetap komitmen dan konsisten untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa.    

“Saya melihat Rizal Ramli memiliki keteguhan terhadap cita-cita untuk Indonesia yang lebih baik, lebih adil dan lebih sejahtera. RR pun selalu mengingatkan bahwa kita tidak boleh berhenti untuk berjuang bagi bangsa,” ujar aktivis Pergerakan Kedaulatan Rakyat, Tri Wibowo Santoso, Jumat (10/10/2018).

Pria yang karib disapa Bowo ini mengingatkan, bahwa sejak mahasiswa-pun Rizal Ramli sudah melakukan aksi nyata dalam memperjuangkan nasib rakyat kecil. Misalnya, melalui Gerakan Anti Kebodohan di era tahun 1977-1978, Rizal Ramli bersama kawan-kawannya sukses memperjuangkan program wajib belajar 6 tahun.  

“Sewaktu masih menjadi mahasiswa, RR sudah berjuang membela rakyat kecil yang tidak mampu mengenyam bangku sekolahan, harena biaya pendidikan yang begitu mahal. Melalui GAK, pemerintah Orde Baru saat itu luluh, dan semua masyarakat bisa mengenyam pendidikan secara gratis," ujar Bowo.

Bahkan, sambung Bowo, saat menjadi pejabat di era pemerintahan Abdurahman Wahid alias Gus Dur, ada setumpuk persoalan yang secara cepat diselesaikan oleh RR. Misalnya, sebut Bowo, pertumbuhan ekonomi dari minus 3 persen, menjadi 4,5 persen kurang dari 2 tahun.

"Ketika didapuk jadi Menko Perekonomian di era Gus Dur, sebenarnya kesialan bagi RR, karena ekonomi saat itu karut marut. Tapi, karena pemikirannya out of the box, bisa tuh pertumbuhan ekonomi dari minus 3 persen jadi 4,5 persen," beber Bowo.    

Begitu juga saat Rizal Ramli menjadi Menko Maritim di era pemerintahan Jokowi, daya kritisnya-pun tidak tumpul. Pendiri lembaga think thank Econit itu tetap mengritisi beberpa kebijakan yang berpotensi merugikan keuangan negara, misalnya, pembelian pesawat udara berbadan besar A350 untuk maskapai Garuda Indonesia, megaproyek listrik 35 ribu megawatt, Blok Masela.

"Kalau tidak ada kepretan RR saat itu, kita bisa bayangkan berapa triliun rupiah keuangan negara yang terbuang sia-sia," tukas Bowo.   

Melihat dari rekam jejaknya di luar maupun di dalam pemerintahan, Bowo berpendapat, Rizal Ramli tetap konsisten memperjuangkan demokrasi dan keadilan.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:35 WIB

Kemeneperin Bidik Industri Perhiasan Tumbuh 5 Persen

Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan branding produk perhiasan Indonesia agar lebih berdaya saing di tingkat global.

Peluncuran Kampanye #KomuterTegar Redoxon

Sabtu, 19 Januari 2019 - 19:30 WIB

Kampanye #KomuterTegar Redoxon, Siapkan Komuter Indonesia untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Sehat dan Kuat

Redoxon, merek vitamin daya tahan tubuh terkemuka dari Bayer. hari ini meluncurkan kampanye #KomuterTegar guna menyebarluaskan kesadaran kepada para komuter di Indonesia untuk menjaga daya tahan…

Jenius solusi life financebagi masyarakat melek digital ataudigital savvy.

Sabtu, 19 Januari 2019 - 17:53 WIB

Jenius Hadirkan Solusi Dongkrak Penetrasi Keuangan di Jawa Timur

Diciptakan melalui semangat kokreasi, Jenius terus berinovasi menciptakan fitur-fitur unik sebagai solusilife financebagi masyarakat melek digital ataudigital savvy. Setelah diperkenalkan kepada…

Sabtu, 19 Januari 2019 - 16:49 WIB

Pemangkas Rambut Garut Mendapat Akses KPR Subsidi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bisa menikmati subsidi rumah seperti program KPR Fasilitas Likuiditas…

Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 16:23 WIB

Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Terus Dilanjutkan

Salah satu Rusun yang dibangun tahun 2018 adalah Rusun Pondok Pesantren Darul Arqom di Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.