Mulai Oktober, Siap-siap Pengguna BBM Premium Beralih ke BBM Euro4

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 10 Agustus 2018 - 06:12 WIB

Pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) Euro 4. Saat ini sendiri, penggunaan bahan bakar kendaraan di Indonesia masih menggunakan Euro 2.
Pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) Euro 4. Saat ini sendiri, penggunaan bahan bakar kendaraan di Indonesia masih menggunakan Euro 2.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan bahan bakar minyak (BBM) Euro 4. Saat ini sendiri, penggunaan bahan bakar kendaraan di Indonesia masih menggunakan Euro 2. Keputusan tersebut sendiri semakin diperkuat oleh Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen KLHK) Nomor 2 tahun 2017 tentang baku mutu emisi.

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) MR Karliansyah mengatakan, terkait penggunaan Euro 4 untuk kendaraan berbahan bakar premium akan diberlakukan mulai 7 Oktober 2018. Sedangkan penggunaan euro 4 untuk diesel akan dimulai 2021.

"Sedangkan, bagi kendaraan berbahan bakar diesel akan diberlakukan pada 2021,” ujarnya kemarin.

Menurut Karliansyah, salah satu alasan mengapa aturan tersebut diteken adalah untuk memberikan udara yang bersih kepada masyarakat. Selain itu, bagi kendaraan bermotor juga akan merawat mesin jauh lebih bagus dari sekarang.

“Dengan adanya aturan itu, diprediksikan akan terjadi perubahan kandungan udara, menjadi lebih baik. Dari data kami, perbandingan antara Euro 2 dengan Euro 4 adalah menurunkan 55% kandungan CO dalam udara, 6% kandungan Nox, dan 60% kandungan HC,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Karliansyah menegaskan, hak masyarakat akan lebih bisa bisa dipenuhi. Karena, kata dia, udara makin bersih.

Sebab menurutnya, masalah polusi udara masih menjadi isu serius yang harus segera diantisipasi oleh pemerintah. Karena, polusi udara yang ada di Indonesia khususnya Jakarta ini, sudah sangat mengkhawatirkan.

Karliansyah mengatakan, udara yang tidak bagus membuat kesehatan masyarakat itu sendiri terganggu. Berdasarkan data kajian yang dilakukan pada periode. 2011-2012 lalu misalnya, banyak sekali masyarakat yang terkena dampak dari polusi udara itu sendiri.

Karena itu, banyak juga masyarakat yang bolak-balik masuk rumah sakit karena penyakit yang terkait dengan pencemaran udara. Bahkan setiap tahunnya masyarakat mengeluarkan Rp38,5 triliun untuk pengobatan penyakit-penyakit yang terkait dengan dampak pencemaran udara.

"Kami pernah bekerja sama untuk melakukan kajian di Jakarta, hasilnya diperoleh Rp38,5 triliun uang masyarakat itu habis untuk biaya berobat akibat pencemaran udara. Tambah lagi populasi kendaraan makin meningkat faktor impact-nya ujung-ujungnya kesehatan masyarakat," jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:31 WIB

Dampak Gempa 7 SR, Kegiatan Pendidikan di NTB Diliburkan

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian pascagempa 7 SR pada…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:25 WIB

Hingga Senin Pagi, Gempa Masih Terjadi di Lombok NTB

Gempa bumi susulan dua kali masih terjadi masing-masing di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin pagi (20/8/2018) setelah sebelumnya diguncang dengan kekuatan 7 Skala Richter…

Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (Foto Rizki Meirino)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:07 WIB

Semarakkan HUT RI, Mandiri dan PPA Gelar Aksi Sosial di Papua Barat

Bank Mandiri bersama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menggelar serangkaian aksi sosial di Merauke dan Sorong, Papua Barat untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73. Rangkaian itu meliputi…

Mensos Idrus Marman dan Dirjen irjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat (Foto Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:00 WIB

Pemerintah Sertifikasi Data Korban Gempa di Lombok NTB

Kementerian Sosial sedang melakukan verifikasi terhadap data korban yang meninggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) gempa bumi 7 Skala Richter (SR), Minggu (19/8/2018) malam.

Ilustrasi Gempa

Senin, 20 Agustus 2018 - 03:55 WIB

Gempa 5 SR Guncang Seram Maluku Bagian Timur

Gempa Bumi dengan kekuatan 5 Skala Ricther (SR) mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, pada Minggu (19/8/2018) malam.