Pabrik Rokok dengan Investasi Awal Rp250 Miliar Berdiri di Tanjungpinang

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 Agustus 2018 - 17:05 WIB

Foto Ilustrasi Pabrik Rokok
Foto Ilustrasi Pabrik Rokok

INDUSTRY.co.id - Tanjungpinang- Pengusaha rokok, Arifin, yang juga Komisaris Utama PT Megatama Batu Karang Indonesia membangun pabrik rokok pertama di Kota Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

Pembangunan pabrik rokok ditandai peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) di Dompak, Tanjungpinang, Kamis.

Direktur Utama PT Megatama Batu Karang Indonesia, Sunadi mengatakan, investasi untuk pembangunan pabrik rokok ini senilai Rp250 miliar untuk tahap awal.

"Investasi akan ditingkatkan pada tahun kedua," katanya.

Sunadi mengungkapkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 250 orang. Jumlah tenaga kerja tentu dibutuhkan lebih banyak lagi jika perusahaan ini berkembang.

Tenaga kerja yang direkrut berasal dari warga tempatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu pembangunan pabrik rokok ini," ucapnya.

Sunadi mengemukakan lahan yang digunakan untuk membangun pabrik rokok ini seluas 16 hektare. Lahan tersebut dibeli dari masyarakat.

"Target perusahaan, sebagian besar rokok yang diproduksi perusahaan ini akan diekspor ke Malaysia," katanya.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Tanjungpinang, Den Yealta mengatakan rencana pembangunan pabrik rokok di kawasan ekonomi bebas ini sudah direncanakan sekitar 2 tahun lalu.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, masyarakat dan media massa yang mendukung investasi di Tanjungpinang," katanya.

Den Yealta mengemukakan rokok yang diproduksi perusahaan itu lebih banyak dijual ke Malaysia, karena itu dibutuhkan pelabuhan ekspor dan jalan.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah sehingga investasi dapat berkembang pesat di kawasan bebas," katanya.

Ia optimistis investasi rokok ini sebagai "pemikat" bagi investor lainnya untuk berinvestasi di Dompak. Tahun ini, kata dia salah satu pengusaha garam akan membangun perusahaan garam di Dompak. Pihak perusahaan telah melakukan penelitian terhadap kualitas garam di sekitar Dompak.

"Juga ada perusahaan yang menyediakan suku cadang pesawat apung yang berencana berinvestasi di kawasan bebas di Tanjungpinang," tegasnya.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun minta perusahaan rokok membantu warga sekitar. Pihak perusahaan sebaiknya merekrut warga Tanjungpinang sebagai tenaga kerja.

"Kami bersedia melatih mereka. Kalau ada permasalahan lain pun kami bersedia membantu," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 20 November 2018 - 21:00 WIB

Pelindo 1 Terus Tingkatkan Sarana Sejumlah Pelabuhan

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana di sejumlah pelabuhan yang dikelola perusahaan tersebut dalam upaya meningkatkan layanan kepada konsumen.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar

Selasa, 20 November 2018 - 20:40 WIB

Arcandra: Investasi Satu Sumur Bisa Capai Rp1,5 Triliun

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebutkan nilai invetasi satu sumur minyak di perairan dalam (deep water) bisa mencapai Rp1,5 triliun

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Selasa, 20 November 2018 - 20:20 WIB

Indonesia Promosikan Industri Sawit Berkelanjutan kepada Eropa

Indonesia mempromosikan industri kelapa sawit berkelanjutan lewat program Regular Oil Palm Course 2018 yang diikuti 15 peserta dari 10 negara.

Perawatan Kesehatan Rs Siloam (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 20 November 2018 - 19:30 WIB

Setiap Bulan RS Siloam Silampari Adakan Layanan Kesehatan Gratis di Sejumlah Daerah Lubuklinggau

Peningkatan mutu kesehatan, khususnya di daerah menjadi hal prioritas yang senantiasa dilakukan Siloam Hospitals Group. Karenanya melalui Rumah Sakit Siloam Silampari bersama GMSS (Gerakan Musi…

Ilustrasi Beasiswa

Selasa, 20 November 2018 - 18:16 WIB

50 Mahasiswa Raih Beasiswa Penuh dari Sea Group, Induk Garena, Shopee dan AirPay

Sebanyak 50 mahasiswa berprestasi terpilih untuk menerima beasiswa penuh dari Sea, induk perusahaan dari Garena (platform online gaming), Shopee (e-commerce) dan AirPay (layanan keuangan).