Telkom Group Layani Komunikasi Gratis Korban Gempa NTB

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 Agustus 2018 - 15:28 WIB

PT Telkomsel (Foto Rizki Meirino)
PT Telkomsel (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - TelkomGroup menyediakan layanan komunikasi bagi semua pelanggan prabayar Telkomsel di Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk memperlancar komunikasi setelah terjadi bencana gempa bumi berkekuatan tujuh Skala Richter.

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, (9/8/2018) menyebutkan TelkomGroup memberikan paket khusus berupa gratis panggilan 50 menit dan gratis 200 SMS ke semua operator selama tujuh hari bagi semua pelanggan prabayar Telkomsel yang ada di Lombok.

"Bantuan ini merupakan salah satu komitmen Telkom dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya masyarakat Lombok yang sedang tertimpa musibah," kata Siti usai berkunjung ke Lombok, NTB, Rabu (8/8).

Siti berkesempatan mengunjungi langsung tenda-tenda penampungan pengungsi, termasuk menemui anak-anak korban gempa di Posko Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di kota Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Selain memberikan layanan komunikasi, TelkomGroup juga memberikan bantuan kebutuhan pokok serta sarana dan prasarana lainnya. Bentuk bantuan yang berikan antara lain dua mobil boks, dua unit sarana MCK, material untuk rumah ibadah di tiga lokasi, genset, sembako, dan selimut serta bantuan telepon gratis di lokasi-lokasi pengungsian.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Posko BUMN Hadir untuk Negeri yang dikoordinir oleh Bank Mandiri, selanjutnya seluruh bantuan disalurkan ke sejumlah kecamatan yang terdampak bencana gempa.

Sementara itu, terkait dengan pemulihan layanan telekomunikasi, TelkomGroup mengaktifkan Crisis Management Team yang bertugas mengawal pemulihan infrastruktur dan layanan serta mengkoordinasi penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Tim ini melakukan pemantauan kondisi lapangan selama 24 jam di Crisis Center Nasional di Jakarta serta di Posko Darurat TelkomGroup Kantor Witel Mataram.

Siti menambahkan layanan seluler maupun internet saat ini telah pulih. Seluruh infrastruktur dan layanan TelkomGroup di Lombok saat ini telah normal kembali.

"Namun demikian, TelkomGroup masih terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah mitigasi guna mengurangi dampak bencana, khususnya terhadap infrastruktur dan alat produksi TelkomGroup di Pulau Lombok," kata Siti.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.