Ciptakan SDM Perhotelan Handal dan Terverifikasi, Situs Perhotelan Ajar.id Lakukan Softlaunching

Oleh : Hariyanto | Kamis, 09 Agustus 2018 - 08:36 WIB

Soft Launching Ajar.id (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Soft Launching Ajar.id (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Situs penyedia konten perhotelan hotelier, baru saja melakukan softlauncingnya dengan nama yang lebih fresh. Situs yang awalnya bernama hotelier.co.id ini kini berganti nama menjadi ajar.id yang akan memberikan berbagai macam konten seputar industri perhotelan termasuk modul sertifikasi yang akan dikemas menggunakan video.

Chairman of Ajar, Ikin Solikin mengatakan, perubahan nama situs hotelier.co.id menjadi ajar.id akan segera berlangsung selama tujuh hari kedepan.  Dengan perubahan nama baru tersebut, ia menargetkan dapat menjangkau sebanyak 5.000 user perhari.

“Di hotelier.co.id user base kita per hari yang mengakses itu sudah ada 1.500 sampai 2.000 user. Target kita ke depan enggak muluk-muluk, ajar.id bisa dapat 5.000 user saja. Yang penting mereka di sini bisa belajar, terinspirasi, dan dengan sendirinya nanti bisa bertambah,” ungkap Ikin di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Menurut Ikin, situs ajar sangat penting untuk menyongsong bonus demografi, dengan usia produktif Indonesia yang mencapai 70 persen. Dengan situs ini, industri perhotelan dan pariwisata khususnya, bisa menciptakan daya saing dan menelurkan Sumber Daya Manusia (SDM) perhotelan yang tersertifikasi dan berstandar internasional.

Sementara, menurut Chairman of Tourism Professional Certification Board of Indonesia, Sumarna Abdurrahman dari total angkatan kerja 130 juta orang di Indonesia, baru 3,4 juta orang yang baru mendapatkan sertifikasi.

“Itu artinya hanya 2 persen, dari segi rasio masih kurang. Kita sekarang bersama BNSP sedang mencanangkan program percepatan sertifikasi. Tak hanya sosialisasi bahkan juga disediakan dana, sehingga banyak orang bisa mendapatkan sertifikasi dengan gratis. Hadirnya Ajar diharapkan membantu para hotelier mendapatkan sertifikasi,” ungkap Sumarna.

Nantinya, di situs ajar.id semua orang bisa mengakses beragam modul, mulai dari praktik pelayanan hotel, artikel menarik, hingga deretan video yang sangat berguna bagi para hotelier, maupun masyarakat pada umumnya yang berkecimpung di industri hospitality.

“Mudah-mudahan Ajar bisa memberikan manfaat. Tujuan utama kita itu, artinya kita memupuk mereka yang baru berkarier di hotel itu untuk tumbuh, termasuk knowladge dan karier, sehingga ke depan industri hotel ini akan menjadi lebih baik. Bisnis jadi baik, akhirnya sistem, tidak ada orang yang dirugikan,” ungkap Ikin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:31 WIB

Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Terus Bergulir, 3.000 Tenaga Kerja Miliki Sertifikasi Keahlian

Penyelenggaraan sertifikasi terus bergulir dimana pada acara Pekan SDM Ahli Konstruksi Indonesia, Indobuildtech Expo 2019, dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Intakindo 2019 pada Kamis (21/3/2019)…

Kebun Raya Bogor. (Foto: IST)

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:30 WIB

Komitmen LIPI Tingkatkan Kepuasan Pengguna Layanan Kebun Raya Bogor

Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI terus berkomitmen menjalankan fungsi konservasi ex-situ, penelitian, pendidikan lingkungan, wisata, dan jasa lingkungan. “

Menteri Pariwisata Arief Yahya

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:00 WIB

Menpar AY: Konektivitas Kunci Sukses Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menegaskan, konektivitas udara menjadi kunci sukses pariwisata Indonesia untuk menjaring kunjungan wisman sekaligus mewujudkan target kedatangan 20 juta wisman…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…