Perbankan Koordinasi Intensif Penerbitan Kartu GPN

Oleh : Herry Barus | Kamis, 09 Agustus 2018 - 07:15 WIB

GPN/ Gerbang Permbayaran Nasional Garuda Merah (Foto Dok Industry.co.id)
GPN/ Gerbang Permbayaran Nasional Garuda Merah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Medan- Bank Indonesia terus berkoordinasi secara intensif dengan perbankan untuk mendorong penerbitan dan kesuksesan nasabah dalam penggunaan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional atau GPN.

"Pemilik nasabah dan kartu debit adalah bank, jadi mereka yang tahu persis kartu yang harus dikeluarkan. BI (Bank Indonesia) hanya berkoordinasi untuk percepatan penerbitan kartu berlogo GPN itu," ujar Asisten Direktur Departement Elektronikfikasi dan GPN BI, Rino Is Tryanto di Medan, Rabu (8/8/2019)

Dia mengatakan itu usai acara Diseminasi Kebijakan Terkini BI dan Kegiatan Public Outreach SBR 004 Tahun 2018 yang digelar di Kantor BI Perwakilan Sumut dan dihadiri berbagai kalangan.

Menurut Rino, kepada Antara, BI memang berharap kartu debit yang dimiliki nasabah dari berbagai perbankan bisa segera berlogo GPN.

"Tapi BI menyadari perlu proses. Kita bisa bayangkan berapa jumlah nasabah setiap bank yang ada di seluruh Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, ujar Rino, tidak bisa ditargetkan tahun berapa semua kartu bisa diganti dengan kartu berlogo GPN.

 "Target akan sangat membebani pihak bank. Penerbitan kartu GPN itu menjadi pekerjaan rumah bersama," katanya.

Masyarakat sebagai pemegang kartu GPN juga punya andil dalam percepatan dan kesuksesan pergantian kartu.

Nasabah, misalnya, diminta melaporkan kalau ada masalah dalam penggunaan kartu berlogo GPN itu.

"Sejauh ini BI belum ada menerima keluhan tentang penggunaan kartu GPN," katanya.

Rino menegaskan, BI sendiri pada prinsipnya tidak pernah mewajibkan masyarakat untuk mengganti kartu yang dimilikinya menjadi GPN karena yang memiliki kartu adalah bank.

Seperti diketahui, selama ini transaksi antarbank dikenakan biaya administrasi lumayan besar atau sekitar 2-3 persen per nilai transaksi.

Sementara dengan kartu GPN, biaya transaksi hingga tarik tunai di mesin ATM maupun perangkat EDC dari bank lain jauh lebih kecil.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:31 WIB

Dampak Gempa 7 SR, Kegiatan Pendidikan di NTB Diliburkan

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian pascagempa 7 SR pada…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 06:25 WIB

Hingga Senin Pagi, Gempa Masih Terjadi di Lombok NTB

Gempa bumi susulan dua kali masih terjadi masing-masing di Lombok Timur dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin pagi (20/8/2018) setelah sebelumnya diguncang dengan kekuatan 7 Skala Richter…

Mensos Idrus Marman dan Dirjen irjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat (Foto Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 04:00 WIB

Pemerintah Sertifikasi Data Korban Gempa di Lombok NTB

Kementerian Sosial sedang melakukan verifikasi terhadap data korban yang meninggal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) gempa bumi 7 Skala Richter (SR), Minggu (19/8/2018) malam.

Ilustrasi Gempa

Senin, 20 Agustus 2018 - 03:55 WIB

Gempa 5 SR Guncang Seram Maluku Bagian Timur

Gempa Bumi dengan kekuatan 5 Skala Ricther (SR) mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, pada Minggu (19/8/2018) malam.

Gempa Bumi (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Agustus 2018 - 03:51 WIB

BNPB Belum Pastikan Korban Jiwa Gempa Lombok NTB

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum dapat memastikan jumlah korban jiwa dan kerusakan akibat gempa dengan kekuatan 7 Skala Richter (SR) mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara…