Usut Kejanggalan Lelang Proyek Bandara Baru Kulon Progo

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 08 Agustus 2018 - 22:05 WIB

Bandara Kulon Progo (ist)
Bandara Kulon Progo (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Gerakan Mahasiswa Pemudi Nusantara (GPPN) menuntut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut tuntas kasus korupsi, kolusi,dan nepotisme (KKN) pada Pelaksanaan Lelang Proyek Bandara Baru Kulon Progo, Yogyakarta senilai Rp 6,1 triliun yang melibatkan Menteri BUMN Rini Soemarno, Oknum Pejabat Kementerian BUMN dan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero).

“Kami menuntut KPK agar segera mengusut tuntas dugaan kasus KKN pada pelaksanaan lelang proyek Bandara Baru Kulon Progo, Yogyakarta senilai 6,1 triliun,” kata Kordinator GPPN Muhammad Yahya dalam keterangan resminya, Rabu (8/8/2018).  

Lanjutnya, Rini Soemarno menjadi aktor utama dalam dugaan KKN pada proses penetapan pemenang lelang proyek bandara Baru Kulon Progo, Yogyakarta.

 Keterlibatan Rini Soemarno dikatakan Yahya adalah sebagai penentu pemenang lelang ulang yaitu PT. PP KSO, di mana PP KSO ini hanya merupakan perusahaan kedok dari BUMN PT Pembangunan Perumahan (Pesero) yang sudah dicoret (black list) dari daftar perusahaan yang akan diundang dalam lelang ulang karena sebagai pemenang lelang awal 27 Juni 2017 PT Pembangunan Perumahan (persero) gagal melaksanakan kewajibannnya membangun Bandara Baru Kulon Progo.

Mengenai Proyek Bandara NYIA Mangkrak

Pelanggaran hukum pada Pelelangan Terbatas Pekerjaan Pembangunan Bandar Udara Baru di Kulon Progo (New Yogyakarta International Airport / NYIA) oleh PT Angkasa Pura I (Persero) yang dilaksanakan sejak 2 Februari 2018 sampai 29 Juni 2018 antara lain:

Pelelangan Terbatas tahun 2018 ini adalah merupakan PELELANGAN ULANG oleh AP I,  di mana sebelumnya pada Tahun 2017 Pekerjaan yang sama sudah pernah dilelang/ditenderkan dengan pemenang lelang adalah PT Pembangunan Perumahan (Persero) berdasarkan Surat PT Angkasa Pura I Nomor: AP I.3376/LB.05.01/2017/DU-8 tanggal 22 Juni 2017.

Namun walau sudah ditetapkan sebagai pemenang lelang, pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrastruktur Bandara Baru NYIA Kulon Progo tidak pernah dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan (PP). Tidak pernah ada penjelasan kepada publik mengenai alasan mangkraknya proyek pembangunan bandara baru itu, baik oleh AP I mau pun oleh PP.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Acha Septriasa dan Jajang C Noer dalam film "Jaga Pocong"

Selasa, 23 Oktober 2018 - 10:25 WIB

Film Jaga Pocong Ramaikan Tren Film Horor Indonesia

Dunia perfilman Indonesia saat ini memang tengah dilanda demam film horor. Hampir tiap minggu, terutama hari Kamis sebagai hari edar perdana film baru, selalu saja ada film bergenre horor yang…

Tim BIGETRON dinobatkan sebagai The Strongest Squad Indonesia

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:50 WIB

Tim BIGETRON dinobatkan sebagai The Strongest Squad Indonesia di Grand Final PUBG Mobile Indonesia National Championship 2018

Tencent Games, Developer Game ternama di dunia, menghadirkan Grand Final PUBG mobile Indonesia National Championship (PINC) 2018. Grand Final yang diikuti oleh 16 tim yang terdiri dari pemenang…

Rusun Ponpes Cipasung, Tasikmalaya

Selasa, 23 Oktober 2018 - 09:39 WIB

Kementerian PUPR Bangun 27 Rusun Ponpes di Jawa Barat Tahun 2018

Dengan adanya Rusun diharapkan mendukung Ponpes dalam menghasilkan santri yang religius, nasionalis dan berakhlakul karimah

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:30 WIB

BPR Terlu Waspadai Marak Tumbuhnya Fintech

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mewaspadai gempuran "financial technology" atau teknologi finansial yang saat ini mulai merambah di pedesaan.

Asuransi Ilustrasi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 08:15 WIB

Masyarakat Tak Perlu Ragukan Asuransi Syariah

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta masyarakat muslim tidak ragu menggunakan produk asuransi syariah.