135 Ribu Orang Kunjungi Festival Idonesia di Moskow

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:10 WIB

Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)
Wisata Kalimantan (Foto iDok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Zeynita Gibbons Moskow- Target pengunjung Festival Indonesia yang diadakan KBRI Moskow di Taman Krasnaya Presnya seluas 16,5 ha di pusat kota Moskow, Rusia selama tiga hari berhasil mencapai 135 Ribu pengunjung melampaui target 120 ribu pengunjung.

Festival Indonesia ketiga yang digagas Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi berhasil menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Rusia di Moskow, kata Sekretaris Pertama Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada Antara London, Selasa.

Festival bertemakan "Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions" dikemas sebagai bentuk promosi perdagangan, investasi, pariwisata dan seni budaya terpadu.

Para pengunjung merasakan nuansa Indonesia di Rusia. Mereka bertemu dengan warga Indonesia yang berpartisipasi dalam Festival, melihat dan menyaksikan berbagai penampilan seni budaya, membeli produk-produk Indonesia, dan menikmati kuliner Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI Bambang Brodjonegoro hadir pada pembukaan Festival (3/8) menyampaikan bahwa Festival Indonesia dapat lebih mendekatkan bangsa Indonesia dan Rusia.

Menurut Bambang, melalui Festival ini warga Rusia, khususnya di Moskow dapat melihat langsung Indonesia, termasuk budaya, pariwisata, produk Indonesia dan tentunya akan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia.

Sementara itu, Wakil Kepala Departemen Kerja Sama Ekonomi Luar Negeri dan Hubungan Internasional Pemerintah Kota Moskow, Ilya Kuzmin menyampaikan apresiasi tinggi dari Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin atas penyelenggaraan Festival ini untuk warga Moskow.

Dalam sambutannya, Kuzmin memuji KBRI Moskow sebagai Kedutaan paling aktif di Rusia dan menjanjikan Kantor Walikota Moskow akan mendukung kembali penyelenggaraan Festival tahun depan.

Dalam Festival tersebar 100 gerai, 85 gerai di antaranya menampilkan berbagai produk Indonesia seperti kopi, pakaian, aksesoris, minyak kelapa sawit, kuliner nusantara, dan kerajinan-kerajinan dari berbagai daerah Indonesia yang banyak diminati oleh pengunjung.

Para pengujung dapat menyaksikan berbagai acara seperti pagelaran wayang kulit, permainan gamelan, kolintang dan alat musik tradisional lainnya, serta tarian daerah Indonesia dan fashion show dari para desainer Indonesia.

Selain itu, terdapat juga demo membatik dan memasak masakan nusantara, kelas Bahasa Indonesia, peragaan pencak silat, prosesi upacara pernikahan adat, simulasi selancar dan menyelam, serta pelayanan informasi tentang Indonesia.

Duta Besar M. Wahid Supriyadi berharap manfaat besar yang diperoleh dari Festival ini untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Rusia di berbagai bidang, khususnya perdagangan, pariwisata dan budaya.

Menurut Dubes Wahid, penyelenggaraan festival ketiga ini lebih masif dari dua festival sebelumnya, karena tempat yang lebih luas, gerai dan peserta yang lebih banyak, program dan kegiatan beraneka ragam dan atraktif.

Sehingga pengunjung yang datang lebih banyak dan melebihi target yang ditetapkan sebelumnya.

Ditambahkannya bahwa tanggapan para peserta, khususnya pelaku bisnis Indonesia dan pengunjung, termasuk pemerintah Kota Moskow sangat positif.

Festival sebelumnya diadakan di Hermitage Garden Moskow, seluas 6 ha pada 20-21 Agustus 2016 dikunjungi lebih dari 68.000 orang dan berikutnya, 4-6 Agustus 2017 di tempat yang sama dikunjungi lebih dari 91.600 orang

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Kapas

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:25 WIB

Wow! 99 Persen Kapas Bahan Baku Tekstil Masih Impor

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat bahan baku industri tekstil tidak semuanya bisa terpenuhi dari dalam negeri, terutama kapas.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:05 WIB

Industri 4.0 Mampu Lahirkan Unicorn Baru di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan, perkembangan industri digital yang sangat pesat diTanahAir telah melahirkan empatunicornatau perusahaanstartupdengan valuasi lebih dari…

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Sabtu, 23 Februari 2019 - 17:00 WIB

Resmi Beroperasi, LinkAja Percepat Inklusi Keuangan Masyarakat

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Prudential Indonesia Lajutkan Implementasi Kurikulum Cha-Ching di Jakarta

Sabtu, 23 Februari 2019 - 16:00 WIB

Prudential Indonesia Lajutkan Implementasi Kurikulum Cha-Ching di Jakarta

Setelah sebelumnya sukses meningkatkan literasi keuangan pada siswa Sekolah Dasar di Sidoarjo, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kini melanjutkan pengenalan Kurikulum "Cha-Ching"…

Ground Breaking Rusun Tingkat Tinggi Paspampres di Markas Komando Paspampres

Sabtu, 23 Februari 2019 - 14:45 WIB

Kementerian PUPR Bangun Rusunawa Paspampres Tanah Abang

Pembangunan Rusunawa tersebut untuk memenuhi kebutuhan hunian anggota Paspamres dan keluarga serta meningkatkan semangat tugas prajurit.