Menpar Arief Yahya Puji Langkah KBRI Moskow Gelar Festival Indonesia

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 05 Agustus 2018 - 19:50 WIB

Menteri Pariwisata, Arief Yahya (Foto Dije)
Menteri Pariwisata, Arief Yahya (Foto Dije)

INDUSTRY.co.id - Zeynita Gibbons Moskow- Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji langkah yang dilakukan KBRI Moskow,Rusia dalam mempromosikan Pariwisata dalam acara Festival Indonesia yang sedang berlangsung di Krasnaya Persnya Park, Moskow dari tanggal 2 sampai 5 Agustus.

Acara Festival Indonesia yang digagas Dubes Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M Wahid Supriyadi, menampilkan promosi pariwisata, kesenian dan kuliner serta perdagangan dengan mengajak para UKM yang tersebar di Indonesia untuk ikut berpartisipasi.

Direktur Pengembangan Pariwisata untuk Regional Eropa, Agustini Rahayu kepada Antara London, Minggu (5/8/ 2018) mengatakan Kemenpar mengajak industri pariwisata mempromosikan paket-paket wisata hot deals juga promosi kopi Indonesia.

Agustinus Rahayu yang biasa disapa Ayu menjelaskan dalam dua hari festival, pengunjung anjungan/ booth Indonesia yang dikelola Kemenpar dikunjungi oleh 2500 orang. Rata-rata menanyakan mengenai destinasi pariwisata terbaru karena pengunjung yang bertanya 50 persen sudah pernah ke Indonesia khususnya Bali dan Yogyakarta.

Ayu menjelaskan Menteri Arief Yahya menyebutkan bahwa acara Festival Indonesia yang digelar untuk ketiga kalinya ini merupakan sinergi positif untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Tidak lupa Menpar pun mengucapkan terima kasih atas peran serta KBRI Moskow.

"Ini namanya Indonesia Incorporated. Semua pihak bahu-membahu membangun sektor pariwisata. Festival Indonesia di Moskow ini semakin mengangkat seni budaya serta pariwisata Indonesia. Saya yakin hasilnya akan sangat positif untuk mendongkrak wisatawan asal Rusia. Terima kasih KBRI Moskow. Terima kasih Pak Dubes Wahid," ujar Menpar Arief Yahya.

Festival Indonesia (FI) yanh bertajuk "Visit Wonderful Indonesia: Explore our Regions", disambut meriah warga Moskow. Pada hari pertama, ribuan pengunjung langsung memadati area Festival dan menurut panitia tercatat jumlah pengunjung di hari kedua mencapai 54.565 sementara dihari pertama 32.657 pengunjung yang sebagian besar warga Rusia yang datang dari berbagai wilayah.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi, mengatalan antusiasme pengunjung sangat tinggi. Hal itu terlihat dari penjualan sejumlah barang dagangan, padahal acara belum resmi dibuka.

"Kalau dilihat dari antusiasme, saya tadi sudah berkeliling dan ternyata beberapa daerah barang daganganya sudah habis. Padahal tadi acara belum dibuka," tutur Wahid.

Antusiasme tersebut tentu sangatlah wajar. Pasalnya pameran tersebut terkonsep sangat matang. Berbagai pergelaran seni dan budaya dari berbagai daerah Indonesia turut dihadirkan. Mulai dari lagu, tarian dan permainan alat musik tradisional. Semua menjadi magnet tersendiri pada gelaran tersebut.

Pagelaran wayang kulit dan gamelan, kelas tari dan alat musik tradisional diminati para pengunjung. Workshop batik, kelas Bahasa Indonesia, peragaan busana, kelas memasak hingga peragaan pencak silat selalu ditunggu-tunggu pengunjung.

Selama acara Festival Indonesia berlangsung juga digelar prosesi upacara pernikahan adat, simulasi selancar dan menyelam, serta pelayanan informasi tentang Indonesia. Selama Festival Indonesia juga ditampilkan berbagai produk unggulan Indonesia seperti kopi, pakaian, aksesoris, minyak kelapa sawit, kerajinan-kerajinan dan kuliner nusantara.

Pemerintah Moskow mendukung acara Festival Indonesia ini. FI bahkan sudah menjadi ikon dan masuk pada kalender acara tahunan Kota Moskow. Itulah sebabnya, Pemerintah Kota Moskow memberikan taman seluas 16,5 hektare ini secara gratis, ujar Dubes.

Deputi Departemen ekonomi eksternal dan kerjasama internasional pemerintah kota Moskow, Ilya Kuzmin kepada Antara London, usai pembukaan secara resmi menyampaikan kebahagiaannya dengan terlaksananya Festival Indonesia.

"I am happy to you be our guest".

Diakuinya nama Indonesia khususnya Bali cukup populer dikalangan wisatawan Rusia untuk itu diharapkannya Indonesia dan Rusia bisa saling bergandengan tangan dalam meningkatkan persahabatan antara kedua negara.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hotel di Bali (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 21:00 WIB

Seiring Membaiknya Industri Perhotelan, Permintaan di Bali Meningkat

Bank Indonesia (BI) memprediksi pasokan dan permintaan hotel di Bali akan mengalami peningkatan pada tahun ini seiring dengan perkiraan membaiknya perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meresmikan Future Digital Lab di Institut Teknologi Bandung (ITB)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:30 WIB

Masuki Industri 4.0, Kemenperin Dorong Tumbuhnya Pusat Inovasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong inovasi sebagai elemen penting dari Revolusi Industri 4.0. Upaya tersebut merupakan implementasi Peta Jalan Making Indonesia 4.0 sehingga Indonesia…

Nias Selatan Open Surfing Contest di Pantai Sorake, Sumatera Utara (Foto:mediarajawalinewsonline)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:00 WIB

Sail Nias Ajang Populerkan Surga Peselancar Dunia

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan Sail Nias 2019 diharapkan dapat menjadi ajang memopulerkan Nias sebagai surga bagi peselancar dunia.

Singapore Airlines (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 19:00 WIB

Dapatkan Poin Miles Melalui Dompet Digital Sia Krispay

Mulai hari ini, anggota KrisFlyer dapat menghasilkan KrisPay miles secara instan ketika mereka berbelanja di berbagai toko di Singapura, berkat peningkatan terbaru pada aplikasi KrisPay.

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Senin, 18 Maret 2019 - 18:21 WIB

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Tangerang Mill (Indah Kiat Tangerang), membantu warga Tangerang Selatan untuk meningkatkan kualitas pengembangan…