Gaikindo Inginkan Produsen dan Distributor dikuasai Pemain Lokal

Oleh : Hariyanto | Senin, 06 Februari 2017 - 14:00 WIB

Industri Kendaraan Bermotor ( economicst)
Industri Kendaraan Bermotor ( economicst)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pelaku usaha otomotif nasional menyatakan distributor kendaraan bermotor dengan modal asing dilarang memasarkan produk secara eceran ke konsumen.

"Aturan ini merupakan jawaban pemerintah dari kritik yang dilayangkan pelaku industri terkait Paket Kebijakan Ekonomi jilid X," kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi di Jakarta, Senin (6/2/2017).

Menurut Nangoi, dalam paket kebijakan tersebut pemerintah melonggarkan bisnis distribusi yang menggunakan modal asing. Awalnya, modal asing hanya diperkenankan berkontribusi sebesar 33% dan setelah muncul kebijakan tersebut persentase modal asing meningkat menjadi 67%.

"Kami menginginkan produsen dan distributor tentu dikuasai oleh pemain lokal. Tapi pemerintah telah menertibkan aturan dan kami bisa menaati karena itu lebih layak," tuturnya.

Dalam Permendag No. 22/2016 tentang Ketentuan Umum Distribusi Barang. Beleid ini menyebutkan distributor, sub distributor, grosir, perkulakan, agen, dan sub agen dilarang mendistribusikan barang secara eceran kepada konsumen.

"Setelah melayangkan protes, kami mendapat penjelasan dari Kementerian Perdagangan. Perusahaan distribusi kendaraan dengan modal asing harus menjual produk kepada distributor lokal," ujar Nangoi. (Hry/ Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kayu di Hutan

Rabu, 22 November 2017 - 19:28 WIB

Pemerintah Wacanakan Buka Keran Ekspor Kayu Bulat

Setelah dilarang selama 16 tahun. pemerintah mempertimbangkan untuk membuka kran ekspor kayu bulat atau log. Alasannya, untuk mengangkat harga komoditas itu yang jatuh di pasar lokal.

Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 18:27 WIB

Aptrindo: Sudah Saatnya Angkutan Barang Masuk Sistem Digital

Era industrialisasi digital mengharuskan semua sektor industri mengimplementasikan sistem digitalisasi guna meningkatkan daya saing industri, tak terkecuali industri angkutan barang.

PT Totalindo Eka Persada Tbk

Rabu, 22 November 2017 - 17:50 WIB

Totalindo Eka Persada Akan Garap Proyek TOD Senilai Rp3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menandatangani perjanjian pembangunan proyek kawasan terpadu (TOD) dengan BUMD DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya senilai Rp3 triliun.

PT Asia Pacific Fiber Tbk (ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:38 WIB

Dongkrak Penjualan, Asia Pacific Fiber Genjot Produksi Serat Antiapi

Guna meningkatkan angka penjualan, produsen tekstil PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) menggenjot produksi serat antiapi. Langkah tersebut dilakukan lantaran permintaan domestik terhadap serat…

Budayawan; Emha Ainun Nadjib (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:37 WIB

Ango An Poteh Tolang, Setnov

Andaikan Markesot dikenal oleh Setya Novanto dan ditanya tentang keadaannya hari-hari ini, mestinya Markesot menjawab begini: "Etembang poth mata, ango`an poth tolang, ta`iye!". Daripada mata…