Semen Rembang untuk Kesejahteraan Rakyat

Oleh : Hariyanto | Minggu, 05 Februari 2017 - 13:49 WIB

Proyek Semen rembang (kompasiana)
Proyek Semen rembang (kompasiana)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Komisi VI DPR menyambut baik hasil keputusan sidang komisi amdal pabrik PT Semen Indonesia di Rembang (Semen Rembang), Jawa Tengah, yang memberikan penilaian layak terhadap pabrik tersebut.

Dengan begitu, diharapkan ke depannya operasional dan usaha pabrik Semen Rembang tidak lagi mengalami kendala seperti sebelumnya. DPR akan terus memberikan dukungan agar pabrik Semen Rembang dapat beroperasi maksimal.

"Kami mengapresiasi hasil sidang komisi amdal Semen Rembang tersebut. Berarti investasi yang telah ditanam tidak terganjal lagi. Ini semua untuk kesejahteraan Rakyat di Rembang mayoritas juga mendukung," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Azman Natawijana, Minggu (5/2/2017).

Azam menuturkan, merupakan hal yang wajar jika ada beberapa hal hasil sidang komisi amdal pabrik Semen Rembang yang perlu disempurnakan. Faktor penilaian kelayakan bersyarat tersebut menurut Azam adalah bagian mengakomodasi keinginan yang kontra dengan Semen Rembang.

"Waktu itu kan dianggap ada yang kurang amdal dan izin lingkungannya sehingga perlu dicabut. Kemudian sudah dilaksanakan Gubernur Jawa Tengah. Sekarang mana yang masih dikhawatirkan kalau pabrik semen beroperasi bisa dikemukakan," tuturnya.

Terkait dengan sikap kubu penentang keberadaan pabrik Semen Rembang yang keluar ruang sidang komisi amdal, Azam menilai hal itu menjadi kerugian untuk kubu tersebut.

Menurut Azam, mereka seharusnya bisa menyebutkan apa saja keberatannya terhadap aspek lingkungan hidup dengan beroperasinya Semen Rembang.

"Mereka kan sudah datang dan hadir ke sidang komisi amdal Semen Rembang. Mereka dianggap berarti mengikuti. Kenapa keluar ruangan? Apalagi mereka juga sudah tanda tangan, jadi biarkan saja, tidak masalah sikap mereka," tandasnya.(Hry/ inl)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

Morgan Stanley Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…