AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)
Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

INDUSTRY.co.id

Kuala Lumpur- Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Pembelian tersebut diumumkan oleh Co-Founder AirAsia dan Chief Executive Officer AirAsia X Group Datuk Kamarudin Meranun, Ketua AirAsia X Tan Sri Rafidah Aziz dan Chief Commercial Officer Airbus Eric Schulz di Farnborough Air Show Inggris di Kuala Lumpur, Jumat (20/7/2018)

Perjanjian terbaru menegaskan kembali posisi AirAsia X sebagai pelanggan maskapai penerbangan terbesar untuk A330neo dengan jumlah total pesawat yang dipesan oleh maskapai meningkat menjadi 100.

Semua pesawat A330neo yang dipesan oleh AirAsia X adalah model A330-900 yang lebih besar.

"Pesawat ini menawarkan kemampuan jangkauan yang memungkinkan layanan non-stop ke Eropa, termasuk dari Kuala Lumpur ke London, A330neo akan memungkinkan AirAsia X untuk memperluas model jarak jauh berbasis nilai dengan biaya operasi yang lebih rendah, sementara memungkinkan penumpangnya terbang lebih sering dengan sangat tarif kompetitif," kata Co-Founder AirAsia dan Chief Executive Officer AirAsia X Group Datuk Kamarudin Meranun.

AirAsia X akan menjadi maskapai pertama di Asia yang mengoperasikan A330neo, dengan pengiriman pesawat terbang dengan Airbus dijadwalkan akan dimulai pada kuartal keempat 2019. A330neo akan dioperasikan oleh AirAsia X dari pangkalannya di Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Co-Founder AirAsia dan Chief Executive Officer AirAsia X Group Datuk Kamarudin Meranun mengatakan "long haul low-cost" adalah sesuatu yang sangat dipercayai.

"Pesanan ini menunjukkan kepercayaan kami pada model AirAsia X. Kami melakukan lobi keras untuk A330neo setelah melihat kesuksesan A320neo, dan bekerja erat dengan Airbus. Kami telah tiba di pesawat terbang yang kami yakini akan memungkinkan kami untuk memperluas tarif rendah kami yang menawarkan di luar Asia Pasifik ke seluruh dunia," katanya.

Co-Founder AirAsia dan Chief Executive Officer AirAsia X Co-Group Tan Sri Tony Fernandes menambahkan langkah ini merupakan penegasan untuk A330neo.

"Keputusan kami tidak hanya untuk menegaskan kembali pesanan kami yang sudah ada untuk 66 A330neo, tetapi untuk menambah 34 lagi, mengikuti apa yang mungkin merupakan salah satu evaluasi pesawat paling menyeluruh industri yang pernah ada. Kami telah melihat setiap aspek A330neo dari kinerja teknis dan keandalan untuk kenyamanan penumpang dan jelas merupakan pesawat yang tepat bagi kami untuk memperluas jaringan kami yang berkembang cepat dengan cepat," katanya.

A330neo adalah versi terbaru dari lorong kembar Keluarga A330. Ini menggabungkan generasi baru Rolls-Royce Trent 7000 engine. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.