GAPKI Lobi Pertamina Agar Serap Kelapa Sawit

Oleh : Chodijah Febriyani | Sabtu, 21 Juli 2018 - 11:44 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) berusaha melobi PT Pertamina melalui pemerintah agar menyerap panen kelapa sawit yang pada 2018 cukup tinggi, namun masih terkendala penjualan khususnya di pasar ekspor

Sekjen Gapki, Lakshmi Sidharta di Surabaya, Kamis (19/7/2018) , mengatakan kondisi panen tanaman sawit pada 2018 sedang bagus, atau istilahnya mengalami "panen raya", namun kondisi pasar kurang mendukung.

"Suplai saat ini memang sedang banyak, namun kesulitan ekspor karena ada diskriminasi dan kenaikan bea masuk minyak sawit mentah ke beberapa negara tujuan ekspor, ditambah kebijakan proteksionisme yang diambil negara tertentu," kata Lakshmi ditemui usai workshop Jurnalistik yang digelar PWI Jatim.

Akibatnya, kata dia, beberapa penjual masih menghentikan penjualannya karena ada kebijakan yang kurang mendukung di beberapa negara tersebut.

"Sebenarnya kami bukan tidak mau menjual, namun karena persyaratannya nambah dan harganya jelek membuat untuk sementara tidak mau melepaskan barang, karena bisa rugi," katanya.

Di sisi lain, kata dia, saat ini kapasitas tangki CPO atau penyimpanan minyak kelapa sawit di Indonesia sudah penuh, sehingga sudah tidak mampu lagi menampung/menyimpan.

"Kalau disimpan lama di tanki membuat kadar minyak menjadi jelek, khawatir kualitasnya akan jelek juga dan berdampak kepada petani," tuturnya.

Solusinya, kata dia, saat ini GAPKI melakukan pendekatan ke beberapa perusahaan untuk bisa menyerap kelapa sawit dalam bentuk biodesel, salah satunya adalah Pertamina.

"Lobi kini terus kami lakukan, dan bentuk kelapa sawit diubah menjadi biodesel melalui pemanasan, dan ini akan menaikkan harga jual," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Pacu Implementasi Industri Keempat, RI Jadi Garda Terdepan Transformasi Industri 4.0 di Asia

Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara Benua Kuning tersebut.

Kepulauan Morotai, Maluku Utara. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Yuk Nikmati Indahnya Surga Bawah Laut Pulau Morotai

Pulau yang secara administratif berada dalam kawasan Maluku Utara ini tak hanya punya pantai dan pasir yang lembut, tapi juga punya pemandangan bawah laut yang unik.

Yudha Fajrin pendiri sekaligus pemilik PT Kato Kuliner Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:05 WIB

Sempat Tak Dapat Restu Orang Tua, Yudha Fajrin si Pedagang Satay Kini Sukses di Dunia Bisnis Indonesia

Mulai berbisnis sejak usia 15 tahun, Yudha Fajrin, pria kelahiran Palembang 5 Maret 1988 yang merupakan pemilik dari Satay Kato dan beberapa produk dengan brand Kato mengaku tak pernah kapok…

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:19 WIB

18 KUKM Potensial Ekspor Berkesempatan Ikuti TEI 2018

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung…

Peluncuran Sandimas Home Center

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Ekspansi Bisnis, Sandimas Pastikan untuk IPO

Kendati pasar properti belum sepenuhnya bergairah kembali, hal ini tidak menyurutkan Sandimas sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan untuk memperlebar ekspansi bisnisnya.…