Hybrid Cloud Solusi Aman Transaksi Penjualan bagi UKM

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:19 WIB

PT Omega Teknologi Indonesia (Omega Pos) menjajaki kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam sistem pembayaran cashless yaitu melalui layanan digital T Money dan point of sales yang disediakan Omega Pos.
PT Omega Teknologi Indonesia (Omega Pos) menjajaki kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam sistem pembayaran cashless yaitu melalui layanan digital T Money dan point of sales yang disediakan Omega Pos.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Omega Teknologi Indonesia resmi meluncurkan Hybrid Cloud, sebagai fitur offline-online smart kasir yang aman bagi pelaku UKM. Dengan hybrid cloud, Anda tak perlu risau data transaksi hilang, sebabnya, dengan hybrid cloud data penjualan akan tersimpan dan tidak hilang meskipun aplikasi tersebut terhapus secara sengaja atau tidak.

Direktur PT Omega Teknologi Indonesia, Ong Pendopo dalam pameran IFRA 2018, Jumat (20/7) mengatakan saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bila tren Poin of Sales (POS) dan perangkat lunak pada umumnya menuju ke sistem cloud.

“Hybrid Cloud dapat dipergunakan saat online maupun offline, kendati koneksi internet tidak stabil,” ujar dia

Pihaknya juga bekerja sama dengan platform transaksi  pembayaran non tunai dari PT Telekomunikasi Indonesia yaitu, T –Money. Kerja sama ini merupakan solusi bagi para UKM agar cepat berkembang, sekaligus menjawab tantangan pasar industri yang sudah masuk era teknologi digital.

“Kami membanderol perangkat Hybrid Cloud plus terintegrasi sistem T-Money seharga Rp 3,9 jutaan. Melalui kerja sama dengan Telkom pula ia berharap dapat membidik 1.000 UKM,” papar dia

Selain fitur hybrid cloud, Omega POS yang bekerja sama dengan  PT Indo Mega Vision juga memperkenalkan produk Smartcashier Micro yang disesuaikan dengan anggaran para pebisnis pemula seperti UKM.

Para UKM yang yang sudah berkembang atau naik tingkat juga bisa menggunakan Smartcashier Pro yang sudah terintegrasi penuh dengan akunting, Loyalty App (white labeling), Ide Kuliner (customer relationship management). Kelibihan dari alat ini adalah dilengkapi dengan pengaman user fingerprint dari fingerspot dengan sistem analisa sidik jari Omega.

“Bagi pelaku UKM yang memiliki modal pas-pasan pihaknya juga menawarkan sistem sewa perangkat keras (hardware) dan POS dengan biaya sewa Rp 300 ribu per bulan,” tandasnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.