Tata Motors Jajal Pasar Sumatera Selatan

Oleh : Anisa Triyuli | Jumat, 20 Juli 2018 - 14:42 WIB

Tata Motors Indonesia Klaim Terima 20 Pesanan Kendaraan Heavy Duty. (Dok: Industry.co.id)
Tata Motors Indonesia Klaim Terima 20 Pesanan Kendaraan Heavy Duty. (Dok: Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Palembang- Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menjajal pasar Sumatera Selatan dengan target mampu memasarkan 400 unit kendaraan jenis komersial (angkutan) pada tahun 2018.

President Director PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) Biswadev Sangupta di Palembang, Kamis (19/7/2018) , mengatakan, perusahaan tertarik mengembangkan bisnis di Sumsel karena provinsi ini kini menjadi salah satu daerah strategis di Sumatera.

"Dengan dibukanya jaringan diler di Palembang kami berharap dapat juga membuka jaringan ke daerah lain seperti di Jambi, Lampung dan Bengkulu," kata Biswadev dalam acara peresmian diler resminya di Palembang.

Ia mengatakan Sumsel merupakan pasar potensial saat ini karena terjadi pembangunan yang berkesinambungan seiring dengan peran Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Selain itu, pergerakan ekonomi daerah yang ditopang oleh sektor pertambangan juga menjadi salah satu alasan karena Tata Motors Indonesia fokus pada penjualan kendaraan komersial seperti jenis pick up dan truk atau kelas medium commercial vehicle.

Secara nasional, kata dia, pihaknya sudah menjual lebih dari 5.000 kendaraan komersil yang digunakan untuk berbagai sektor usaha.

Adapun di Palembang sektor usaha yang prospektif untuk menggunakan kendaraan Tata Motors salah satunya angkutan batubara. Hanya saja, meski berpotensi, perusahaan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti belum meluasnya jaringan dan brand awareness (pengenalan merek)

"Tapi kami sangat percaya bahwa nantinya kami akan jadi yang terdepan karena produk yang kami ciptakan ini sangat unggul. Selalu diuji langsung dengan tempat yang akan memakainya, semisal untuk angkutan batu bara," kata dia.

Sementara itu Andi Asmara, Direktur Utama Andamas Motor selaku diler utama TMDI di Palembang kepada Antara  mengatakan saat ini terdapat sekitar 100 kendaraan Tata Motors yang beredar di Sumsel yang menandakan bahwa produk ini diterima masyarakat.

"Kami yakin target penjualan 400 unit bisa tercapai hingga akhir tahun ini karena animo pasar cukup tinggi," kata dia. Bahkan perusahaannya berencana dalam waktu dekat melakukan ekspansi jaringan diler di Bengkulu dan Bangka Belitung.

Deputi General Manager Business Development TMDI Ari Suryanda Isaputra, mengatakan perusahaannya optimis produk kendaraan niaga Tata Motors ini dapat memenangkan persaingan karena strategi dari TMDI yang tidak menyasar pasar kendaraan penumpang.

"Kendaraan kami hemat bahan bakar karena sebagian besar diesel, biaya perawatan murah, harga suku cadang terjangkau. Selain itu ada layanan garansi dan jaminan ketersediaam suku cadang. Selain itu sejauh ini kami sangat fokus pada segmen kendaraan komersial," kata dia.

Tata Motors sudah merambah pasar Indonesia sejak 2006 diawali dengan menjadi konsultan. Kemudian pada 2013, perusahaan asal India ini mulai menjual produk dengan membuka sejumlah jaringan diler. Sejauh ini tercatat sebanyak 5.000 unit kendaraan yang sudah terjual.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.