Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR: Tenaga Kerja Konstruksi Harus Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Oleh : Hariyanto | Kamis, 19 Juli 2018 - 09:41 WIB

Ilustrasi pembangunan Light Rail Transit (ist)
Ilustrasi pembangunan Light Rail Transit (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin mengatakan, setiap pembangunan infrastruktur yang bernilai sekitar Rp1 triliun dapat menyerap 14.000 tenaga kerja.

"Oleh karenanya, tenaga kerja di bidang konstruksi diharapkan menjadi tuan rumah di negeri sendiri," kata Syarif Burhanuddin dalam diskusi di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Namun, ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah isu tenaga kerja di bidang konstruksi dan sektor infrastruktur di berbagai daerah di Tanah Air. Beberapa permasalahan tersebut antara lain adalah kurangnya jumlah tenaga kerja ahli dan terampil dibandingkan dengan kebutuhan untuk pekerjaan konstruksi.

"Dari tenaga kerja konstruksi sekitar 8,1 juta orang, yang memiliki sertifikasi tidak lebih dari tujuh persen. Untuk itu, penting bagi berbagai pihak terkait untuk dapat bersama-sama meningkatkan kompetensi tenaga kerja tersebut," ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Konstruksi Erwin Aksa mengatakan, Kadin juga siap bekerja sama dengan Kementerian PUPR dalam rangka mencari solusi untuk mempercepat pensertifikatan guna membenahi kualitas SDM konstruksi.

"Kebanyakan pekerja seperti di level mandor tidak punya sertifikasi dan ijazah. Kita harus pikirkan bagaimana mereka bisa memiliki sertifikat," ucapnya.

Di tempat terpisah, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyebutkan, investasi di bidang infrastruktur berdampak ganda terhadap pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Direktur Kerja Sama Pemerintah-Swasta Rancang Bangun Kementerian PPN/Bappenas Sri Bagus Guritno dalam acara "market sounding" proyek pengembangan RSUD dr Hasri Ainun Habibi Gorontalo mengatakan bahwa akses infrastruktur yang disediakan pemerintah akan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja dan mendapatkan kehidupan layak.

"Pemerintah memberikan akses seperti bangun jalan, kesehatan, air minum, bahkan penerangan jalan akan memberi kesempatan orang bekerja lebih panjang atau justru membuka usaha," katanya.

Dampak tidak langsung dari pembangunan infrastruktur itulah, menurut Bagus, yang ikut menekan tingkat kemiskinan. Pemerataan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan juga turut menekan kemiskinan.

Kendati demikian, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan salah satu kunci penurunan kemiskinan, yang untuk pertama kali menyentuh angka di bawah 10 persen, adalah karena lancarnya distribusi bantuan sosial (bansos) pada triwulan pertama 2018.

Bambang menuturkan, pemerintah belajar dari triwulan pertama tahun lalu dimana jumlah penduduk miskin secara absolut sempat naik pada Maret 2017, kendati presentase kemiskinannya turun. Saat itu pemerintah mengidentifikasi keterlambatan penyaluran bantuan sosial sebagai penyebabnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Mercedes-Benz OF 917

Kamis, 21 Maret 2019 - 08:45 WIB

Mercedes-Benz OF 917 Resmi Mengaspal

PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) secara resmi meluncurkan produk terbarunya, yakni Mercedes-Benz OF 917.

WIKA

Kamis, 21 Maret 2019 - 08:30 WIB

Tembus Rp2 Triliun, WIKA Pecahkan Rekor Laba Bersih

Berdasarkan Laporan Keuangan PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk (“WIKA”) per tahun 2018 (audited), tercatat pertumbuhan Laba Bersih bergerak naik sebesar 52,89% atau senilai Rp2,07 triliun dibandingkan…

Eric Saputra Country Head Ninja Xpress Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Maret 2019 - 08:00 WIB

Ninja Xpress Andalkan Teknologi Menjawab Tantangan Industri Logistik

Ninja Van yang hadir di Indonesia sejak tahun 2015 dengan nama Ninja Xpress, merupakan perusahaan teknologi yang melayani pengiriman dengan layanan hassle free. Dengan 3 pilar utama yang dimiliki…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Kamis, 21 Maret 2019 - 07:00 WIB

BUMN Tawarkan Peluang Magang Bersertifikat untuk 9.000 Mahasiswa

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi membuka kesempatan bagi 9.000 mahasiswa untuk mengikuti program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB) guna mengembangkan diri dan menjajal dunia kerja…

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Kamis, 21 Maret 2019 - 06:00 WIB

Kemenristekdikti dan Kementerian BUMN Jalin Kerja Sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian BUMN menjalin kerjasama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).