BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

Oleh : Herry Barus | Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)
Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

"BTN tidak akan ikut dalam pembiayaan untuk pengalihan saham freeport, dan bank BUMN juga kemungkinan tidak ikut dalam pembiayaan," kata Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono ketika ditemui usai jumpa pers di Jakarta, Rabu (18/7/2018)

Maryono, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mengatakan pembiayaan untuk pengalihan saham Freeport akan dikonsentraiskan oleh bank-bank asing atau bank-bank swasta.

"Alasannya supaya ada juga uang masuk mengalir dari negara-negara lain sehingga bisa menambahkan devisa kita," kata dia.

Sebelumnya, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada 11 bank yang siap membantu pendanaan untuk divestasi 51 persen saham Freeport.

Nilai divestasi 51 persen saham Freeport mencapai 3,85 miliar dolar AS. Sementara posisi valas tunai yang dimiliki Inalum sebesar 1,5 miliar dolar AS.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) Achmad Baiquni juga mengatakan bahwa perbankan asing akan lebih berpeluang untuk menyalurkan kredit tersebut.

"Kami meyakini untuk bersaing, khususnya di suku bunga dengan bank asing agak berat. Asing menawarkan suku bunga cukup rendah," kata Direktur Utama BNI Achmad Baiquni.

Bank asing berpeluang menawarkan suku bunga kredit lebih rendah ke Inalum dibanding bank domestik karena kredit yang akan dikucurkan dalam bentuk dolar AS.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI), Jojo. S. Nugroho

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:16 WIB

Agensi PR Asean Lakukan Kolaborasi Incar Tender Global

Dibukanya pintu Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan perkembangan Revolusi Industri 4.0 membuat praktisi komunikasi di kawasan Asia Tenggara mau tidak mau berkolaborasi agar mampu bertahan dengan…

Indonesia dan China

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:00 WIB

Indonesia Tawarkan 28 Proyek Strategis kepada China

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah menawarkan 28 proyek kepada China. Total proyek tersebut senilai USD 91,1 miliar atau setara dengan Rp…

JNE. (Foto: IST)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:54 WIB

Mulai Besok Tarif Kiriman Paket JNE Naik 19 Persen

Perusahaan jasa kiriman ekspres JNE kembali melakukan penyesuaian tarif jasa kiriman paket ke konsumen. Penyesuaian itu berupa kenaikan tarif maupun penurunan tarif dan berlaku mulai 21 Maret…

Nokia 3.1 Plus Resmi meluncur di Indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:32 WIB

Nokia 3.1 Plus Resmi Hadir Untuk Pasar Indonesia, Apa Saja Kelebihanya?

HMD Global, the home of Nokia phones, mengumumkan kehadiran Nokia 3.1 Plus di Indonesia, smartphone dengan layar 6-inchi HD+ dan daya tahan baterai selama 2 hari.

Panen jagung

Rabu, 20 Maret 2019 - 11:31 WIB

Kementan Perkuat Koordinasi Untuk Mendukung Usaha Perunggasan Nasional Yang Sehat

Jakarta, Kementan terus memperkuat koordinasi untuk mendukung usaha perunggasan nasional yang sehat. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita di…