Harga Saham BRI Wajar Setahun Rp3.600

Oleh : Wiyanto | Rabu, 18 Juli 2018 - 14:42 WIB

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)
Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Harga saham BRI hingga akhir tahun terlihat kinclong. Asumsi harga mencapai Rp3.600 selama kurun 12 bulan mendatang.

Harga tersebut, menurut analis PT Narada Aset Manajemen Kiswoyo, dengan asumsi ROE BBRI yang diprediksi pada akhir tahun 2018 sebesar 20%, beta saham BBRI 1.56, Risk Free Return sebesar 5.25%, PE tertinggi BBRI 15x, serta pertumbuhan EPS BBRI untuk tahun 2018 sebesar sebesar 15%.

"Maka kami melihat harga wajar BBRI pada 12 bulan mendatang akan berada di level Rp. 3,600," katanya di Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Menurutnya,  masih terdapat potensi kenaikan harga saham BBRI sebesar 19.94% dari harga saat ini di level Rp 2,870,- dia melihat BBRI di tahun 2018 ini EPS nya bisa tumbuh 15% dari EPS  tahun 2017 sebesar Rp. 237,- menjadi Rp.272,- di akhir tahun 2018 ini. 

Maximize Value To Share Holders BBRI sebagai bank dengan aset terbesar se-Indonesia mengalahkan BMRI  juga didukung oleh kinerja net profit BBRI yang tinggi dan menjadi bank dengan net profit terbesar se Indonesia. BBRI juga memiliki jumlah cabang  dan ATM terbanyak se-Indonesia sehingga membuat BBRI lengkap sebagai  bank terbesar di Indonesia, BBRI juga menjadi satu satu nya bank di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri sehingga di harapkan bisa membuatnya lebih efisien dari sisi biaya jaringan yang dikeluarkan oleh  BBRI. 

"Kami melihat management BBRI sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia untuk sektor perbankan, hal ini bisa dilihat dari besar nya fee base income BBRI dan banyak nya jaringan ATM milik BBRI. Karena hal ini berarti management BBRI telah belajar banyak dari bank besar lainnya yang sudah lebih dahulu sukses dan bisa di terapkan di BBRI.

"Sehingga perubahaan diri dari BBRI yang dikenal sebagai bank-nya orang desa telah menjadi bank modern, serta menghasilkan net profit yang besar, bahkan menjadi bank dengan net profit terbesar di Indonesia," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GIIAS Medan 2018 (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Rangkaian GIIAS Roadshow 2018 Ditutup Pesta Harga Akhir Tahun di GIIAS Medan Auto Show

Menghitung mundur kurang dari dua minggu menuju penyelenggaraan rangkaian pameran mobil GAIKINDO Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 yang akan kembali dilangsungkan di Medan. Kembali…

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong

Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Industri Pariwisata Menunggu Kehadiran Investor Arab Saudi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan pemerintah Indonesia akan menawarkan peluang investasi sektor pariwisata dan gaya hidup (lifestyle) dalam konferensi…

Menteri Basuki saat meninjau lokasi pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:29 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Risha Disalurkan Lewat Pokmas Untuk Jamin Akuntabilitas

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, Pemerintah telah menyederhanakan format pencairan dana perbaikan rumah dari sebelumnya 17 formulir menjadi 1 formulir saja.

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih berfoto bersama dengan para peserta pameranpada peringatan Hari Kopi Internasional di Makassar (Foto: Kemenperin)

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:22 WIB

Pacu Pertumbuhan IKM Pengolahan Kopi, Inilah Langkah Strategis Kemenperin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pertumbuhan industri pengolahan kopi di dalam negeri termasuk skala industri kecil dan menengah (IKM).

Dean Novel

Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:02 WIB

Kisah Petani Jagung Berdasi (2): Memilih NTB Ketimbang Jawa

Dean betah berladang di NTB karena menurutnya petani di Lombok masih haus dengan inovasi. Masih mendengar jika diberi penyuluhan, masih penasaran dengan ilmu-ilmu baru dalam pertanian.