Hanwha Life Insurance Beri Edukasi Keuangan Pada Ibu PKK Jatinegara

Oleh : Dina Astria | Rabu, 18 Juli 2018 - 13:10 WIB

Hanwha Life Insurance Beri Edukasi Keuangan Pada Ibu PKK Jatinegara
Hanwha Life Insurance Beri Edukasi Keuangan Pada Ibu PKK Jatinegara

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Hanwha Life Insurance Indonesia, perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan Hanwha Group yang berasal dari Korea Selatan, mempertegas komitmennya untuk menjadi perusahan asuransi terbaik di Indonesia melalui produk-produknya yang inovatif. Hanwha Life pun berkomitmen untuk turut mencerdaskan masyarakat Indonesia melalui program literasi keuangan dengan mengangkat tema “Penguasaan Diri dalam Mengelola Keuangan” berlangsung pada tanggal 12 Juli 2018 di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Jaka Teratai, Pulogadung, Jakarta Utara. Kegiatan ini yang merupakan bentuk program CSR Hanwha Life yang bekerjasama dengan pemerintah DKI Jakarta.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2016 terhadap 9,680 responden yang tersebar di 34 provinsi menunjukkan bahwa hanya 29,7 persen masyarakat Indonesia yang telah mampu atau paham mengenai literasi keuangan1 . Selain itu, di survei yang sama juga dijelaskan bahwa tujuan keuangan masyarakat masih didominasi oleh tujuan jangka pendek yaitu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Padahal, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan untuk kebutuhan jangka panjang sangat penting untuk dipahami guna mencapai kesejahteraan di kemudian hari.

David Yeom selaku CEO Hanwha Life Insurance Indonesia mengatakan, “Program literasi merupakan salah satu upaya terbaik Hanwha Life untuk menciptakan pandangan bahwa pengelolaan keuangan merupakan hal yang penting dipahami dan dikuasai oleh masyarakat. Contohnya seperti pengelolaan pendapatan, edukasi tentang pinjaman dana serta pentingnya investasi. Program literasi kali ini menyasar pada Ibu Rumah Tangga dan Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).”

Wanita khususnya ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan dana keluarga, tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari namun juga alokasi dana untuk kesehatan dan pendidikan anakanaknya. Namun berdasarkan survei mengenai literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK tahun 2013 disebutkan bahwa dari 18,84 persen wanita Indonesia yang memiliki pengetahuan mengenai lembaga keuangan, hanya 2,18 persen kalangan ibu rumah tangga yang memahami tentang literasi keuangan2 .

“Fokus utama program edukasi dan sosialisasi terkait keuangan ini adalah Hanwha Life Insurance ingin memberikan pengetahuan mengenai produk dan layanan serta manfaatnya untuk kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera secara jangka panjang. Literasi keuangan akan mencakup pengetahuan mengenai mitigasi resiko pengeluaran tak terduga serta kemampuan untuk mengembangkan aset,” lanjut David.

Selanjutnya, program literasi keuangan Hanwha Life Insurance akan menyasar generasi muda dan komunitas. Pentingnya pemahaman pengelolaan keuangan bagi generasi muda karena pemberian edukasi dan sosialiasi mengenai keuangan merupakan hal penting yang perlu dipupuk sejak dini serta sebagai dasar penguatan ekonomi nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.