BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

Oleh : Herry Barus | Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

Ilustrasi Jalan Tol (ist)
Ilustrasi Jalan Tol (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah (DTT) sebesar maksimum Rp623,56 miliar.

Dukungan bagi proyek jalan tol pertama di Sulut yang hak pengelolaannya dipegang oleh PT Jasamarga Manado Bitung (JMB), perusahaan yang dimiliki PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, dan PT Pembangunan Perumahan, itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit tambahan untuk fasilitas KMK DTT oleh BNI dan PT Jasamarga Manado Bitung di Jakarta, Selasa (17/7/2018)

Menurut keterangan tertulis BNI, hadir pada kesempatan tersebut Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal, Direktur Utama PT Jasamarga Manado Bitung George IMP Manurung, dan General Manager Divisi BUMN & Institusi Pemerintah (BIN) BNI A.A.G. Agung Dharmawan.

Kucuran KMK DTT dari BNI tersebut, menurut keterangan tertulis tersebut, menambahkan fasilitas serupa yang telah diberikan sebelumnya pada 2017, bersama-sama dengan perusahaan anak BNI, dengan maksimum awal sebesar Rp816 miliar.

Ruas tol sepanjang 39,9 kilometer tersebut merupakan ruas tol pertama yang beroperasi di Provinsi Sulut dengan masa konsesi selama 40 tahun. Porsi BNI dalam pembiayaan sindikasi kredit investasi (KI) ini sebesar Rp652 miliar atau setara 18,2 persen dari porsi sindikasi perbankan yang mencapai Rp3,59 triliun.

Agung Dharmawan menjelaskan BNI menambahkan fasilitas KMK DTT untuk proyek tersebut sebesar Rp623 miliar, sehingga angka keseluruhannya menjadi sebesar Rp992 miliar.

Apabila ditambahkan dengan fasilitas kredit investasi dari BNI, PT Jasamarga Manado Bitung mendapatkan total fasilitas sebesar Rp1,6 triliun.

Total nilai investasi dari Jalan Tol Ruas Manado-Bitung mencapai Rp5,12 triliun dan dibiayai secara sindikasi berupa Kredit Investasi dari perbankan termasuk BNI sebesar Rp3,59 triliun atau 70 persen dari biaya proyek.

Tidak hanya kepada Jasamarga Manado Bitung, BNI juga turut memenuhi kebutuhan pembiayaan dari Jasa Marga Group secara keseluruhan. Dalam upaya mendukung pembiayaan infrastruktur di Indonesia," katanya.

Dikatakannya, BNI telah menyiapkan tambahan fasilitas hingga Rp6 triliun. Ini sejalan dengan program pemerintah yang sangat memperhatikan pembangunan infrastruktur di luar Jawa, termasuk Pulau Sulawesi.

Fasilitas KMK DTT ini, katanya, turut diberikan oleh anak perusahaan yaitu BNI Syariah. Sedangkan fasilitas KI yang diberikan merupakan hasil sindikasi dari BNI, Bank Mandiri, BCA, PT Sarana Multi Infrastuktur, ICBC Indonesia, BPD Sulselbar, BPD Riau, dan Bank Jateng.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.