Meriahkan Banyuwangi Festival 2017, Menpar Gelar 72 Event

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 03 Februari 2017 - 20:15 WIB

Banyuwangi Festival 2017 (Ist)
Banyuwangi Festival 2017 (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Launching Banyuwangi Festival 2017, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik dengan diadakannya Festival tersebut. Banyuwangi Festival (B-Fest) yang diselenggarakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada Jumat (03/01/2017).

B-Fast yang termasuk dalan kalender event pariwisata nasional yang tahun ini menyiapkan lebih dari 100 kegiatan festival serta disemarakkan dengan 72 gelaran event besar yang menjadi ikon daerah dan event anyar yang akan menjadi magnet baru pariwisata Banyuwangi sepanjang tahun ini. Upaya ini, sebagai daya tarik untuk mendatangkan 15 juta wisatawan mancanegara (Wisman) dan menggerakkan 265 juta wisatawan nusantara ditahun 2017 ini.

"Sampai November 2016, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 75 ribu sekitar 30 persen mengunjungi Gunung Ijen, sedangkan wisnus sebanyak 2,7 juta atau jauh melampaui target yang ditetapkan. Keberhasilan ini antara lain karena strategi dengan menggunakan digital tourism," ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, melalui siaran persnya kepada INDUSTRY.co.id, di Jakarta, Jumat (03/02/2017).

Dengan ditunjangnya akeseibilitas transportasi udara yang baik, sehingga kunjungan wisatawan ke Banyuwangi meningkat. Adapun program yang dilakukan oleh Kemenpar yaitu, digital tourism, konektivitas udara, menyusul homestay (pondok wisata) ketiganya ini merupakan program prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar).  

Arief mengungkapkan, sejak ada penerbangan langsung dari Surabaya ke Banyuwangi melalui Bandara Blimbingsari dan Denpasar ke Banyuwangi pada 2014 yang lalu, kunjungan wisman dan wisnus ke Banyuwangi melonjak tajam,” lanjut Arief Yahya.

Sementara, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, B-Fest kami hadirkan tiap tahun ibarat rangkuman bagi segenap potensi Banyuwangi, mulai seni dan budaya, kekayaan alam, dan kreativitas rakyat. Termasuk event dan kreasi baru juga akan kami sajikan. Tahun ini bakal lebih kaya kandungan budaya dan potensi kreativitas masyarakat.

Dari 72 gelaran event B-Fest 2017 akan disajikan event besar yang telah menjadi ikon daerah seperti Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (27-30 September 2017), Banyuwangi Ethno Carnival (11 November 2017), Festival Gandrung Sewu (8 Oktober 2017), Banyuwangi Beach Jazz Festival (2 September 2017), dan Jazz Ijen (6-7 Oktober 2017), selain event anyar yang akan menjadi magnet baru antara lain; Banyuwangi Sail Yacht Festival (15 September 2017) dan Festival Bambu (12-13 Mei 2017).

Penyelenggaraan B-Fest tidak hanya untuk mempromosikan pariwisata, namun juga untuk memaksimalkan potensi daerah dan memberikan semangat ke masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah serta sebagai wadah dalam menampung potensi kreativitas anak muda.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pelayanan Jamkrindo. (Foto: Istimewa)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:54 WIB

Perum Jamkrindo Terima 30 Mahasiswa Program Magang

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia meneriman sebanyak 30 orang Mahasiswa magang dari Vokasi Universitas Indonesia, Universitas Negeri…

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

Melany Dian Risiyantie,

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:34 WIB

Melany Dian Risiyantie Nilai Artis Nyaleg Punya Nilai Positif & Negatif

Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif yang sudah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Senin, 13/8, kemarin terdapat 54 orang nama artis atau selebritas. Hal ini menunjukkan dunia…

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:32 WIB

Kementerian PUPR Terapkan Teknologi RISHA Rekonstruksi Rumah di Lombok

Konstruksi rumah tahan gempa diperlukan sebagai mitigasi bencana karena wilayah Lombok termasuk salah satu wilayah rawan gempa.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (Foto Ist)

Selasa, 14 Agustus 2018 - 20:20 WIB

Beda Koalisi dengan Jokowi, Asman Abnur Bukan Lagi Menteri Aparatur Negara

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, mengonfirmasi Asman Abnur telah mengundurkan diri dari Kabinet Kerja. Dengan begitu, Abnur bukan lagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…