FSP Desak Pemerintah Moratorium Pendirian Pabrik Semen

Oleh : Herry Barus | Selasa, 17 Juli 2018 - 12:31 WIB

Pabrik Semen (Foto Dok Industry.co.id)
Pabrik Semen (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Padang- Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP ISI) mendesak  pemerintah melakukan moratorium pendirian pabrik semen karena saat ini produksi semen di Tanah Air berlebihan.

"Saat ini kelebihan semen secara nasional mencapai 40 ribu ton per tahun, dan kami sudah surati Presiden pada 2017. Seharusnya Presiden melakukan moratorium pendirian pabrik semen baru di Indonesia,” kata Ketua Umum FSP ISI, Widjajadi di Padang, Senin (16/7/2018)

Menurutnya selain meminta Presiden Jokowi untuk melakukan moratorium, pihaknya juga sudah menyurati Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Perindustrian, karena perusahaan semen yang baru saja berdiri di Indonesia, tidak mempedulikan aturan dan perundang-undangan tenaga kerja.

"Banyak dari perusahaan semen asing  yang melarang karyawan untuk mendirikan serikat pekerja, dan itu bertolak belakang pada aturan di Indonesia dan dunia, karena menjadi anggota serikat pekerja itu adalah bagian dari hak asasi manusia," katanya.

Ia menyayangkan tidak ada tindakan nyata  di lapangan yang dilakukan oleh kementerian tersebut.

FSI ISI lanjut Widjajadi, saat ini juga khawatir dengan kondisi industri semen  di Indonesia karena  perusahaan semen baru tersebut menjual  semen jauh di bawah harga pasar semen di Indonesia.

"Hal itu membuat perusahaan semen yang sebelumnya eksis di Indonesia, terpaksa  perang harga di tingkat pemasaran," katanya.

Bahkan lanjut dia dampak dari perang harga itu,  juga membuat perusahaan semen Indonesia, baik swasta maupun semen milik BUMN, terpaksa melakukan langkah-langkah yang merugikan pekerja  hingga pengurangan karyawan.

Ia menambahkan,  telah menjalin komunikasi dengan Asosiasi Semen Indonesia (ASI) untuk bersama-sama beraudiensi dengan pemerintah terkait kebijakan yang diambil.

Bahkan, FSI ISI dan ASI telah menyamakan langkah bahwa ini adalah perjuangan bersama perusahaan dan serikat pekerja industri semen di Indonesia, kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisman Tiongkok (Foto Banten.co)

Senin, 20 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Wisman Tiongkok Dominasi Kedatangan Bandara Ngurah Rai Bali

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat wisman asal Tiongkok mendominasi kedatangan penumpang mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yakni mencapai 23,6 persen dari total keseluruhan…

Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok Raih Medali Emas di Ajang Asian Games 2018

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:25 WIB

Raih Medali Emas, Lindswell Kwok Nikmati Bonus Rp 1,5 Miliar Plus Mobil

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku telah menyiapkan 3 (Tiga) mobil dan uang sebesar Rp 1,5 miliar sebagai bonus peraih medali emas di ajang Asian Games 2018.

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam (Foto Anto)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:08 WIB

Parmusi Disegani Penguasa Dicintai Ulama

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) berkiprah di Indonesia sudah cukup lama. Era reformasi 1999, Parmusi lahir dari sebelumnya Muslimin…

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Balap Sepeda Berkibar, Andini dan Khoiful Kawinkan Emas Downhill

Setelah Taekwondo dan Wushu, kini giliran balap sepeda Indonesia berkibar. Kali ini, pasukan Raja Sapta Oktohari tidak tanggung-tanggung meraup dua medali emas pada hari pertama perlombaan balap…

Menpora Imam Nahrawi menyerahkan secara simbolik bonus Rp 1,5 miliar kepada Defia Rosmaniar (Foto: Dok. Kemenpora)

Senin, 20 Agustus 2018 - 20:40 WIB

Menpora Serahkan Bonus Rp 1,5 Miliar kepada Dara Manis Asal Bogor, Defia Rosmaniar

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi secara simbolik menyerahkan bonus medali emas sebesar Rp 1,5 miliar kepada atlet Taekwondo Defia Rosmaniar.