Dari Hobi Bertualang, Avtech Kini Rajai Industri Peralatan Outdoor

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 12 Juli 2018 - 16:44 WIB

Pendiri dan pemilik produsen peralatan outdoor Avtech, Yudhi Kurniawan. (Foto: IST)
Pendiri dan pemilik produsen peralatan outdoor Avtech, Yudhi Kurniawan. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Tak terbayangkan oleh Yudhi Kurniawan, usaha yang dirintisnya dari menekuni hobinya bertulang ke alam bebas bisa menjadi besar dan menjadi raja di pasarnya. Yudhi adalah pendiri dan pemilik merek peralatan alam bebas Avtech. Sejak didirikan pada 1997, kini Avtech dikenal sebagai merek peralatan outdoor yang manjadi raja di ranah lokal.

"Awalnya seperti yang lain, saya sangat suka mendaki gunung. Tapi peralatan saat itu mahal karena barang impor. Di situ saya memutar otak untuk membuat sendiri peralatan mendaki gunung," tutur Yudhi saat halal bihalal dengan komunitas pecinta alam, di Avtech Store, Setu Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Yudhi mengakui motivasinya saat itu sangat sederhana. Dia hanya ingin menjalani hobinya dengan murah. Saat remaja, Yudhi memang hanya diasuh Ibunya, setelah ayahnya meninggal saat kecil. Kondisi keuangan keluarganya yang sederhana memaksa dia memutar otak. Dia pun memberanikan diri untuk membuat semua peralatan gunung sendiri. Tanah Abang menjadi tempat pilihan Yudhi berbelanja bahan dasar.

“Akhirnya mulai pada tahun 1994. Karena tidak sanggup beli, ya bikin sendiri. Belanjanya di tanah Abang. Lalu belajar menjahit sama nenek, pakai mesin jahit,” jelas Yudhi.

Tapi seiring waktu roda bisnisnya mulai mengenal inovasi dan terus berkembang dengan desain-desain yang mengikuti fashion. Yudhi pun menggagas merek produksinya dengan sebutan Adventure. Baru setelah 1997, merek Avtech digunakan, yang berarti Adventure Tachnologi.

"Dulu barang yang pertama kali saya produksi adalah dompet. Kenapa dompet, karena menjahitnya mudah. Tinggal lurus-lurus aja," tutur Yudhi mengenang.

Namun, kini tak hanya dompet yang diproduksi Avtech. Ada puluhan jenis peralatan petualangan alam bebas, mulai dari baju, celana, topi, tas carrier, tenda, hingga perahu karet.

“Impian, motivasi, inovasi dan doa merupakan kuncinya, untuk mewujudkan hobi menjadi profesi,” tegas Yudhi.

Saat ini, dibawah bendera PT Avtech Adventure Technology kapasitas produksi Avtech per bulan mencapai 5.000 pieces barang. Kini, barang-barang Avtech dibuat oleh ratusan karyawan yang tersebar di dua wilayah, yaitu Cianjur dan Bekasi. Sementara untuk kantor pemasaran Avtech, Yudhie memusatkannya di Setu, Cipayung, Jakarta Timur. Di kantor pusat itu, selain ada toko, terdapat juga mess untuk karyawan.

Suasana kekeluargaan sungguh terasa di kantor pusat tersebut, terlebih kantor pusat tersebut sering digunakan juga untuk acara temu komunitas pecinta alam dan pehobi petualangan.

Sayangnya, untuk soal omset, Yudhi enggan merincinya. Namun menurut dia, omset Avtech selama ini terbilang lumayan dan terus naik tiap tahunnya. Terlabih, ditunjang pemasaran online dan pameran-pameran.

"Naiknya minat mendaki gunung karena tontonan dan media sosial juga ikut mendongkrak penjualan kami," tutur Yudhi.

Untuk tahun ini, memperingati 20 tahun kiprahnya di dunia peralatan outdoor, Avtech kembali ke semangat asal, yaitu membangkitkan kembali semangat "Adventure", nama atau merek sebelum berubah menjadi Avtech.

“Mereka yang muda, enerjik dan gemar berpetualang tentunya, sesuai dengan motto Avtech, Adventure Never Dies" ujar Yudhi.

Dengan keuntungan yang didapatnya dari Avtech, Yudhi tetap tak lupa berbagi. Avtech sendiri memiliki program corporate social responsibility (CSR) berupa bantuan untuk sejumlah wilayah-wilayah di desa sekitaran kaki gunung Indonesia.

“Di 2018 kami mempunyai program perbaiki 20 rumah ibadah di kaki Gunung Salak, 20 rumah baca serta 50 MCK,” ujar Yudhi seperti dikutip KedaiPena.

Yudhi mengungkapkan, alasanya memilih program tersebut sebagai CSR Avtech, karena wilayah gunung dan sekitarnya merupakan tempat bermain dirinya.

“Karena ini tempat bermain kita, dan kita ingin tempat bermain kita bersih. Dan kita juga ingin memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang datang dan warga, karena kebanyakan wilayah mereka merupakan daerah yang belum tersentuh pemerintah,” ujar Yudhi.

Ia pun berharap, agar apa yang dilakukan oleh Avtech ini dapat bermanfaat bagi orang banyak, baik dari segi kenyamanan, kecerdasan dan kebersihan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut Semen Padang Yosviandri

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:13 WIB

Semen Padang Cegah Perilaku Curang Berbisnis

PT Semen Padang menyatakan komitmen untuk mencegah korupsi dan perilaku curang di lingkungan perusahaan serta menaati prosedur yang berlaku dalam menjalankan hubungan bisnis.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Jumat, 14 Desember 2018 - 05:10 WIB

Aliran Dana Aksi Terorisme Terus Ditelusuri Polisi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus penegak hukum dalam memberantas kasus terorisme adalah penelusuran aspek pendanaannya.

Grup Band Slank

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:47 WIB

Slank akan Jadi Duta Kelor untuk NTT

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menobatkan para personel grup musik Slank menjadi duta tanaman kelor melalaui perayaan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTT yang…

Menteri ESDM Ignasius Jonan (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:43 WIB

Menteri ESDM Pastikan Listrik Natal-Tahun Baru Aman

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan pasokan listrik saat Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, terutama di Jawa dan Bali aman.

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Jumat, 14 Desember 2018 - 04:39 WIB

2019 Kalimantan Selatan Cetak Sawah 200 Hektar

Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Selatan Fathurrahman mengatakan pada tahun 2019 kembali mendapatkan program cetak sawah di lahan rawa dari Kementerian Pertanian seluas 200 hektare.