Ubah Plastik Daur Ulang Jadi Jalan Raya, SCG Jalin Kerja Sama dengan Dow Chemical Company

Oleh : Ridwan | Kamis, 12 Juli 2018 - 14:45 WIB

Presiden dan CEO SCG Roongrote Rangsiyopash bersama Presiden Group Dow Thailand Chatchai Luanpolcharoenchai saat penandatanganan kerja sama (Foto: Dok. SCG)
Presiden dan CEO SCG Roongrote Rangsiyopash bersama Presiden Group Dow Thailand Chatchai Luanpolcharoenchai saat penandatanganan kerja sama (Foto: Dok. SCG)

INDUSTRY.co.id - Bangkok, Dow Thailand Group dan SCG mengumumkan kerja sama untuk mengolah plastik daur ulang menjadi jalan aspal. Upaya ini akan membantu mengurangi sampah plastik di laut, meningkatkan kualitas jalan raya dan mengurangi emisi rumah kaca selama proses konstruksi.

Thailand berada pada peringkat 6 dari 192 negara yang memiliki sampah terbanyak di perairan laut. Menurut Departemen Sumber Daya Laut dan Pesisir, ada sekitar 11,5 juta ton sampah di 23 provinsi pesisir dan 1,5 juta di antaranya terdiri dari sampah plastik.

Dow dan SCG bekerja sama untuk menghadirkan solusi agar sampah tersebut tidak mencemari laut. Proyek ini mendukung tujuan Sustainability Goals Dow 2025 menuju circular economy dengan menghadirkan solusi untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan, meningkatkan kesadaran atas daur ulang dan pemanfaatan ulang plastik dan membangun iklim bisnis berkelanjutan bagi produsen dan konsumen plastik.

“Sustainability Goals Dow 2025 hanya bisa dicapai dengan melakukan kerjasama dengan organisasi yang juga menyuarakan misi kami kepada komunitas di mana mereka hidup dan bekerja,” kata Jeff Wooster, Global Sustainability Director, Dow Packaging & Specialty Plastics melalui keterangan tertulisnya di Bangkok, Thailand (12/7/2018).

Menurutnya, kolaborasi dengan SCG dalam mencari solusi terbaik pemanfaatan sampah plastik dalam pengembangan jalan raya membawa kami satu langkah lebih dekat untuk mencapai tujuan kami dan sekaligus mengurangi dampak plastik terhadap lingkungan.

Dow kini bermitra di India dan Indonesia untuk melakukan proyek serupa dalam mengolah plastik daur ulang menjadi jalan aspal. Di India, lebih dari 100 metrik ton plastik daur ulang diubah menjadi jalan yang membentang sepanjang 40 km di kota Pune dan Bangalore.

Di Depok, uji coba pertama proses penggunaan plastik untuk jalan raya telah mengubah 3,5 ton metrik sampah plastik menjadi jalan sepanjang hampir dua kilometer yang mencakup area seluas 9.881 meter persegi. Teknologi ini membantu menciptakan manfaat baru untuk sampah plastik yang biasanya hanya ditimbun atau menjadi sampah di tanah dan di laut.

“Proyek ini menggabungkan pengetahuan dan keahlian Dow dalam ilmu material dengan kolaborasi kami di seluruh industri untuk menghasilkan sesuatu yang baik bagi masyarakat maupun lingkungan,” kata Chatchai Luanpolcharoenchai selaku Presiden Grup Dow Thailand.

Dirambahkan Chatchai, solusi ini adalah salah satu cara kami meningkatkan penerapan circular economy di Thailand.

Sementara itu, Roongrote Rangsiyopash selaku Presiden dan CEO SCG mengatakan, SCG telah bermitra dengan organisasi lokal dan internasional untuk memberikan nilai tambah bagi limbah plastik dan meningkatkan pengetahuan dan pertukaran keahlian dalam teknologi dan litbang (penelitian dan pengembangan), yang selalu SCG anggap sebagai alat untuk memperkuat circular economy.

"Inovasi jalan berbasis plastik daur ulang ini ramah lingkungan dan benar-benar akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI dukung gerakan tanam di daerah

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:36 WIB

BNI dan Kementan Kini Garap Bumi Borneo

Barito Kuala - Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperluas cakupan Program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:17 WIB

Didukung Sumber Daya Alam dan Permintaan Domestik, Sektor Mamin Miliki Potensi Pertumbuhan Besar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Sektor makanan dan minuman Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar karena didukung oleh sumber daya alam yang berlimpah dan permintaan…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:16 WIB

BRI Syariah Dorong Perekonomian Melalui Indonesia Sharia Economic Festival 2018

Surabaya - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah sebagai bank syariah ritel modern kembali hadir dan berpartisipasi di acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) untuk yang kelima kalinya.…

Direktur Utama BAV Muhamad Siddik Heruwibowo (Foto Dok Bahana)

Rabu, 12 Desember 2018 - 14:13 WIB

Bahana Targetkan Penyaluran Dana Program Kemitraan Rp 100 Miliar

Demi meningkatkan akses pelaku usaha menengah kecil dan mikro kepada pembiayaan, PT Bahana Artha Ventura (BAV) terus berupa memperluas jaringan kepada sejumlah badan usaha milik negara (BUMN)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam acara penghargaan Industri Hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:40 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp1,8 Triliun dan Air Mencapai Rp 27 Miliar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, hasil assessement penghargaan industri hijau tahun 2018, diperoleh penghematan energi sesebesar Rp 1,8 miliar dan air sebesar Rp 27 miliar.