Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.385

Oleh : Herry Barus | Rabu, 11 Juli 2018 - 19:14 WIB

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)
Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta, Rabu sore, ditutup melemah sebesar 18 poin menjadi Rp14.385 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.367 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnuoto di Jakarta, Rabu, (11/7/2018) mengatakan, selain sentimen perang dagang, belum ada sentimen domestik yang mendukung penguatan Rupiah.

"Masih belum ada berita positif dari dalam negeri," ujar Rully.

Kendati demikian, lanjut Rully, nilai tukar Rupiah masih berpotensi menguat lagi terhadap dolar AS seiring dengan berkurangnya tekanan dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Kayaknya tekanan di Q3 ini tidak akan sebesar Q2," katanya.

Sebelumnya, pergerakan mata uang Inggris Poundsterling yang melemah seiring dengan kondisi internal pemerintahan Inggris yang terganggu dengan telah keluarnya dua pejabat penting terkait dengan Brexit, dimanfaatkan Dolar AS untuk menguat.

Imbasnya, Rupiah ikut terkena pelemahan dimana laju Rupiah gagal melanjutkan kenaikannya.

Dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) sendiri pada Rabu, tercatat nilai tukar Rupiah bergerak melemah ke posisi Rp14.391 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.326 per dolar AS.

Berbeda dengan Rupiah, Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat 11,6 poin atau 0,2 persen menjadi 5.893,36.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 0,93 poin (0,1 persen) menjadi 929,98. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 10:06 WIB

Kementan Stabilisasi Harga Bawang dan Cabai

Harga komoditas bawang merah dan cabai menurun beberapa minggu terakhir. Salah satunya terjadi di Bima, harga bawang merah jatuh sehingga mengakibatkan masyarakat menghamburkan bawang merah…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 19 September 2018 - 09:42 WIB

PANI-DIGI Resmi Diperdagangkan di BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Direktur Penilaian Perusahaan…

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo (Kompas.com)

Rabu, 19 September 2018 - 09:39 WIB

Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto (Foto: Dok. Kadin Indonesia)

Rabu, 19 September 2018 - 09:05 WIB

Rupiah Melemah, Industri Pelayaran Tertekan

Penguatan nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menekan kinerja sektor logistik, termasuk industri pelayaran. Pasalnya, sektor ini lebih banyak melakukan transaksi dan pembayaran…

PT Astra International Tbk (ASII)

Rabu, 19 September 2018 - 09:02 WIB

Astra Digital Perkuat Platform Untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan digital mendorong PT Astra International Tbk terjun ke sektor tersebut melalui Astra Digital. Langkah ini bertujuan menyediakan layanan berbasis…