Film Perfect Dream, Angkat Kehidupan Sosialita Surabaya

Oleh : Amazon Dalimunthe | Jumat, 03 Februari 2017 - 08:30 WIB

Meet and Greet Film Perfect Dream (Foto:merdeka)
Meet and Greet Film Perfect Dream (Foto:merdeka)

INDUSTRY.co.id - Jakarta—Kehdupan masyarakat  Jakarta sudah banyak sekali menjadi latar belakang sebuah film. Berbagai produksi film  hampir sebagian besar menjadi Jakarta sebagai setting peristiwa.  Maka ketika ada sebuah film berjudul Perfect Dream mengambil setting tentang kehidupan sosialita kota Surabaya, rasanya film ini menjadi menarik.

Film yang diproduksi oleh East Java Film & Empat Sisi Production ini bersetting kota terbesar kedua di Indonesia ini. Film ini baru akan beredar  pada bulan Maret mendatang.

Hestu Saputra  selaku sutradara memiliki pertimbangan khusus mengapa memilih kisah sosialita di Kota Pahlawan itu. “Surabaya itu menarik. Kultur di Surabaya itu kan sebuah daerah, bukan Ibu Kota,” kata Hestu kepada INDUSTRY.co.id   saat peluncuran poster dan trailer film ‘Perfect Dream’ beberapa waktu yang lalu .

Nah, lanjut Hestu, banyak yang menyangka bahwa kehidupan sosialita  Kota Surabaya akan sama dengan Jakarta. “Tapi nyatanya berbeda. Kehidupan sosialita Surbaya banyak yang bersifat positif.”

Wulan Guritno yang berperan sebagai Lisa dalam film ini, mengaku bahwa ia tertarik bermain dalam film ini lantaran adanya sudut pandang yang berbeda. Meski mengangkat cerita dewasa, tetapi film ini dipoles secara menarik. Terutama pada bagian konflik keluarga.

“Artinya banyak sisi yang positif. Tentu sosialita di negara manapun akan sama. Tapi, ini berbeda,” katanya.

Perfect Dream berkisah tentang Dibyo (Ferry Salim) yang berhasil menjadi pengusaha besar di Surabaya setelah menikah dengan Lisa (Wulan Guritno) yang diketahui sebagai anak seorang pengusaha. Mempunyai harta yang berlimpah, Dibyo pun berambisi menjadi mafia nomor satu di kotanya. Tapi mewujudkan impian tentu tak semudah membalikkan kedua telapak tangan. Ambisi Dibyo menyeretnya pada banyak pertikaian dalam hidup. Menghadapi lawan bisnis, sampai menghadapi gejolak rumah tangganya. (AMZ)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…