Tik Tok Temui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Oleh : Dina Astria | Rabu, 11 Juli 2018 - 10:25 WIB

Aplikasi Tik Tok adakan kompetisi online 'Tik Tok Idola'. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)
Aplikasi Tik Tok adakan kompetisi online 'Tik Tok Idola'. (Foto: Dina Astria/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pimpinan dan Tim Tik Tok mengadakan pertemuan dengan Dr.Pribudiarta N. Sitepu, Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengenal lebih jauh dari berbagai pihak yang turut mempromosikan lingkungan yang sehat dan positif bagi pengguna Internet di Indonesia. Pertemuan ini bertujuan untuk memahami sudut pandang kementerian tentang kreativitas anak-anak di dunia digital sekaligus melindungi mereka.

Hal utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai mempromosikan konten yang mendidik dan positif melalui Internet serta mendorong perkembangan perempuan dan anak-anak. Kementerian dan Pimpinan Tik Tok menyadari potensi kontribusi aplikasi Tik Tok untuk membuat dan mempromosikan konten yang mendidik.

Tik Tok dan Kementerian juga mendiskusikan beberapa potensi kolaborasi seperti peluncuran kampanye dalam rangka Hari Anak Nasional di pertengahan bulan Juli, menggunakan kemampuan machine learning (ML) untuk menghadirkan konten yang sesuai sekaligus program edukasi bagi orang tua untuk menyebarkan penggunaan internet yang sehat.

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah ada undang-undang yang mengatur konten ramah anak, jadi aplikasi atau platfrom digital yang menjangkau Indonesia harus mengikuti hukum tersebut. Tik Tok diharapkan berkomitmen dalam perlindungan anak dengan memberikan batasan-batasan dan aturan yang jelas terkait hal tersebut. Tik Tok juga harus bisa menjadi mitra pemerintah untuk menyebarkan dan mengedukasi masyarakat Indonesia dengan konten positif agar bisa menjadi contoh bagi platform lainnya," kata Dr. Ir.Pribudiarta Nur Sitepu.

Zhen Liu, SVP Bytedance mengatakan, “Kami menyadari bahwa Tik Tok mampu berkontribusi bagi Indonesia untuk mempromosikan pesan mendidik kepada perempuan dan anak-anak. Kami sangat bersemangat untuk bisa bekerja sama dengan Kementerian dan masyarakat Indonesia. Tik Tok berkomitmen untuk mengembangkan standar industri serta memperkuat keamanan online di Indonesia. Kami ingin turut membantu membuat pengalaman Internet yang baik dan positif dan mendukung kreasi konten berkualitas tinggi di konten platform yang kami miliki.” 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Petani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 10:06 WIB

Kementan Stabilisasi Harga Bawang dan Cabai

Harga komoditas bawang merah dan cabai menurun beberapa minggu terakhir. Salah satunya terjadi di Bima, harga bawang merah jatuh sehingga mengakibatkan masyarakat menghamburkan bawang merah…

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

Rabu, 19 September 2018 - 10:00 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan di Alpha Southeast Asia Award 2018

BNI Syariah meraih penghargaan sebagai The Best Islamic Finance Commercial Bank in Indonesia tahun 2018 di wilayah Asia Tenggara dalam acara 12th Annual Best Financial Institution Awards & 8th…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 19 September 2018 - 09:42 WIB

PANI-DIGI Resmi Diperdagangkan di BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) Direktur Penilaian Perusahaan…

Salyadi Saputra, Direktur Utama Pefindo (Kompas.com)

Rabu, 19 September 2018 - 09:39 WIB

Pefindo Perkirakan Penerbitan Obligasi Capai Rp140 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memperkirakan penerbitan obligasi pada 2018 mencapai Rp140 triliun atau turun 13,04 persen dibanding tahun lalu sebesar Rp161,36 triliun.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 19 September 2018 - 09:10 WIB

Banggar DPR Setujui Asumsi Kurs Rp14.500

Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR RI menyetujui asumsi nilai tukar dalam RAPBN 2019 sebesar Rp14.500 per dolar AS, atau lebih tinggi dari asumsi awal yang disepakati dalam Komisi XI sebesar…