Agendakan Liburanmu dengan Mencicipi Aneka Kuliner Lokal di Singapore Food Festival

Oleh : Chodijah Febriyani | Selasa, 03 Juli 2018 - 11:15 WIB

Singapore Food Festival (SFF)
Singapore Food Festival (SFF)

INDUSTRY.co.id, Jakarta Sebagai cara untuk memperkenalkan kuliner cita rasa tradisional dan kontemporer, Singapore Food Festival (SFF) kembali berlangsung dari tanggal 13 hingga 29 Juli 2018 mendatang.

Bersamaan dengan hari jadi SFF yang ke-25, akan ada serangkaian penawaran kuliner yang menarik, unik, baru, dan tidak lazim, karena festival ini tetap setia pada akar budayanya dengan menyoroti cita rasa dan talenta kuliner lokal selama festival ini.

Ms Ranita Sundramoorthy, Director of Retail and Dining, Singapore Tourism Board (STB), mengatakan “Ini adalah perjalanan 25 tahun yang luar biasa untuk Singapore Food Festival. Selama bertahun-tahun, SFF telah mengukuhkan diri sebagai acara besar di kalender makanan lokal kami, menyambut pengunjung lokal dan asing yang ingin mencicipi cita rasa Singapura. Acara ini juga merupakan perayaan warisan multi budaya kami karena SFF adalah satu-satunya acara di Singapura yang didedikasikan untuk menampilkan makanan lokal," katanya melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id beberapa waktu lalu.

Untuk tahun ini, SFF mengusung tema "Savour Singapore in Every Bite" dengan mengenalkan cita rasa dan hidangan khas Singapura.  Dengan didukung oleh para mitra selama tiga akhir pekan, SFF juga bertujuan untuk menyajikan budaya dan sejarah Singapura yang kaya melalui sajian kreatif seperti workshop kerajinan tangan, demo masak, dan pengalaman teatrikal.

Adapun serangkaian acara lainnya yang memeriahkan SFF 2018 yakni, STREAT merupakan acara outdoor selama dua hari dan akan kembali untuk edisi keempat. STREAT tahun ini adalah yang terbesar, dengan program yang lebih menarik, tempat yang lebih besar di Empress Lawn dan waktu yang lebih panjang. 

STREAT diselenggarakan pada hari Jumat, 13 Juli dari pukul 5 sore hingga 10.30 malam, dan pada hari Sabtu, 14 Juli untuk satu hari penuh dari jam 12 siang hingga 10.30 malam. 

Acara utama ini akan menampilkan Chef Emmanuel Stroobant dari restoran Saint Pierre dan Chef Haikal Johari dari restoran Alma yang masing-masing memiliki satu bintang Michelin. Mereka akan berduet untuk pertama kalinya untuk memimpin restoran pop-up, dengan menu hidangan menggoda seperti Canadian scallops yang hangat dengan kelapa, kunyit dan minyak daun laksa; dan beef short rib dengan lada hitam, jahe dan buah keluak.

Untuk melengkapi restoran pop-up ini, ada barisan restoran termasuk Old Bibik Peranakan Kitchen, Morsels, Venue by Sebastian, Gayatri Restaurant dan Sinar Pagi Nasi Padang  semua restoran ini menyajikan makanan favorit lokal dan interpretasi modern masyarakat klasik Singapura.

Selain pilihan makanan dan minuman, pengunjung juga dapat ikut serta dalam rangkaian workshop dan masterclass kuliner yang dikemas secara khusus, membeli suvenir terkait makanan lokal di ritel pop-up STREAT dan menikmati deretan aksi hiburan lokal di malam hari. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.