JA Mitsui Leasing Singapore Dukung Pembiayaan Andalan Finance

Oleh : Dina Astria | Minggu, 01 Juli 2018 - 10:50 WIB

Kantor Cabang Andalan Finance (Foto Ist)
Kantor Cabang Andalan Finance (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan penyalur pembiayaan otomotif PT Andalan Finance Indonesia ("ANDALAN FINANCE") melangsungkan penandatanganan kerjasama fasilitas kredit dengan JA Mitsui Leasing Singapore Pte. Ltd. ("JMLS") senilai US$ 5.000.000.  Kerja sama ini diadakan di Kantor Pusat Andalan Finance dan ditandatangani oleh President Director Andalan Finance Frans F. Rundengan, didampingi oleh President Commissioner Sebastianus H. Budi, Finance Director Lianawaty, dan Chief Of Financial Institution Relationship Franklin Paul Nelwan, sedangkan dari pihak JMLS ditandatangani oleh Managing Director Naoto Matsumura, didampingi oleh Senior Manager, Yohei Sueki.

Kerja sama ini merupakan kali pertama yang diterima oleh Andalan Finance dari JMLS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada JMLS yang telah memberikan kepercayaan kepada Andalan Finance, semoga ini menjadi awal dari kerja sama yang sukses dan berjangka panjang. Dana yang terkumpul dari kerja sama ini akan dipergunakan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan Andalan Finance sampai dengan akhir tahun 2018 yang kami proyeksikan meningkat menjadi Rp 4.8 triliun atau tumbuh sebesar 8% dibandingkan pembiayaan di tahun 2017 lalu," ucap Frans F. Rundengan.

"Sampai dengan Mei 2018, Andalan Finance telah membukukan volume pembiayaan baru sebesar Rp 2.28 triliun atau telah mencapai 47% dari target tahun ini," tambah Frans F. Rundengan. Dalam segi pendanaan, perseroan telah bekerja sama dengan berbagai mitra perbankan nasional dan asing untuk mendukung modal kerja perusahaan. Portfolio sumber pendanaan perseroan sejauh ini terutama masih berasal dari pinjaman bank nasional, disamping terus meningkatkan kerja sama dengan perbankan asing lainnya.

"Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami beberapa tantangan salah satunya adalah adanya dinamika politik di tahun 2018 dan 2019, namun kami tetap optimis dan telah menyiapkan beberapa strategi, salah satunya adalah dengan memperkuat pembiayaan mobil bekas dengan usia tertentu dan memaksimalkan volume penjualan di kantor-kantor cabang," tutup Frans F. Rudengan.

Kerja sama fasilitas kredit dengan JMLS ini akan turut memperkuat sejumlah upaya PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk ("BINTRACO DHARMA") dengan kode saham "CARS" untuk dapat memaksimalkan pertumbuhan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.  Pertumbuhan berkelanjutan ini diantaranya tercermin dari pertumbuhan laba bersih 35% di kuartal 1 2018 dan konsistensi pembagian dividen, yang pada bulan Juni 2018 telah dilakukan pembayaran dividen Rp 40 per lembar saham.

Dari akhir 2017 sampai dengan Juni 2018, Bintraco Dharma telah menyelesaikan sejumlah akuisisi dan pendirian perusahaan serta terus memaksimalkan pertumbuhan laba dari kemitraan strategis.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.