Lorena Transport Terapkan Layanan Boutique Mass Transportation pada 2018

Oleh : Abraham Sihombing | Senin, 25 Juni 2018 - 18:46 WIB

Direksi PTLorena, Solon Aprin Tarigan, Dwi Rianta Soerbakti, Herlisa Dessy H. Silalahi (FotoAbe)
Direksi PTLorena, Solon Aprin Tarigan, Dwi Rianta Soerbakti, Herlisa Dessy H. Silalahi (FotoAbe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Manajemen PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) akan menerapkan layanan bisnis Boutique Mass Transportation pada 2018. Itu untuk menggantikan model bisnis sebelumnya yang berupa Mass Public Transportation.

“Melalui layanan bisnis yang baru ini, Lorena akan mengoperasikan armada bus bertingkat (double decker) Merceds Benz OC500 RF 2542. Itu untuk menciptakan product and services differentiation yang signifikan dibandingkan para pesaingnya,” ujar Herlisa Dessy H Silalahi, Direktur dan Corporate Secretary LRNA, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Zest International, Bogor, Jawa Barat, Senin (25/06/2018).

Dessy mengemukakan, langkah tersebut merupakan strategis bisnis perseroan untuk tahun ini. Dalam bisnis ini, perseroan secara bertahap akan mengubah layanan dari kelas eksekutif menjadi Kelas Super Eksekutif. Itu untuk meningkatkan layanan kepada para pelanggan.

Disamping itu, demikian Dessy, perseroan juga akan mengevaluasi trayek bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Pasalnya, banyak trayek AKAP perseroan yang masih bersinggungan langsung dengan moda transportasi udara dan kereta api.

“Kendati demikian, kami sudah mengalihkan beberapa trayek yang bersinggungan tersebut ke berbagai trayek lain yang masih berpotensi untuk dikembangkan ke depan,” imbuh Dessy.

Dessy menuturkan, perseroan pada tahun ini juga akan memperkuat bisnis transportasi di rute jarak pendek, yaitu Trans Jabodetabek Premium, Jakarta Residence Connexion dan Jakarta Airport Connextion yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

“Saat ini, kami telah layani rute-rute Trans Jabodetabek Premium dari Cibubur menuju Blok M, Sudirman, Monas dan Thamrin. Selanjutnya, kami juga akan menambah rute-rute Trans Jabodetabek Premium lainnya serta berupaya untuk menjalankan rute-rute Jakarta Airport Connexion,” jelas Dessy.

Sementara itu, Dwi Rianta Soerbakti, MBA, Direktur Pelaksana dan Direktur Keuangan LRNA, mengungkapkan, perseroan juga akan memperkuat Digital Marketing & e-Ticketing (on-line ticketing dan penjualan) di Traveloka, AlfaMart dan Indomaret.

“Itu dilakukan untuk mendukung transaksi pembayaran tiket yang dipesan calon penumpang melalui situs www.lorena-transport.com guna memudahkan mereka membeli tiket, serta memperkuat kerjasama dengan ESL Cargo & ESL Logistic sebagai mitra pendukung cargo & logistic,” ujar Dwi Rianta.

Dwi Rianta menjelaskan, melalui penjualan tiket e-Commerce, cakupan wilayah pemasaran Perseroan menjadi tidak terbatas hanya di Indonesia saja, bahkan hingga ke luar negeri, sehingga para pelancong asing dapat merancang rencana perjalanannya selama di Indonesia.

“Melalui perubahan strategis bisnis, model bisnis dan penyehatan cashflow perseroan yang telah dilakukan selama dua tahun belakangan ini, kami yakin kinerja perseroan pada 2018 ini akan menjadi lebih baik dan lebih sehat,” pungkas Dwi Rianta. (Abraham Sihombing)

  • Tari

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…