Siap Digelar, IIMS 2017 Targetkan Transaksi Rp 3,6 Triliun

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 31 Januari 2017 - 19:56 WIB

Ilustrasi pameran otomotif di Jakarta. (Agoes Rudianto/Anadolu Agency/Getty Images)
Ilustrasi pameran otomotif di Jakarta. (Agoes Rudianto/Anadolu Agency/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pameran otomotif kenamaan Indonesia International Motor Show (IIMS) akan dilaksanakan kembali pada tanggal 27 April – 7 Mei 2017 di JIExpo Kemayoran.

“Pada penyelenggaran IIMS 2017 jumlah transaksi dan pengunjung akan melonjak dibandingkan dengan IIMS 2016. Jika transaksi 2016 sebesar Rp 3 triliun, maka kali kami targetkan naik menjadi Rp 3,6 triliun dengan jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 14.400 unit,” kata Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh dalam keterangan resminya, di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Selama 11 hari, IIMS 2017 akan diselenggarakan diatas lahan seluas 105.000 m2 dengan menggunakan Hall A, Hall B, Hall C, Hall D, Hall C3, dan outdoor area.

Berbekal pengalaman sebagai penyelenggara pameran otomotif sejak 20 tahun lalu, Dyandra Promosindo bertekad semakin memuaskan stakeholders IIMS melalui kombinasi edukasi, hiburan, gaya hidup dan tentunya ajang bisnis.

“Komitmen dan rasa tanggung jawab untuk mendukung industri otomotif di Tanah Air hingga saat ini, memberikan tantangan dan semangat baru kepada Dyandra Promosindo untuk menyajikan pameran otomotif lokal berskala internasional pada setiap tahun penyelenggraannya,” jelas dia.

The Essence of Motor Show merupakan tema besar dalam penyelenggaraan IIMS 2017. Bagi pengunjung setia IIMS tentunya sudah tidak asing lagi karena tema ini telah digunakan sejak penyelenggaraan 2 tahun lalu. Tema ini muncul dari keberanian akan perubahan, melahirkan dimensi baru terhadap konsep penyelenggaraan pameran otomotif di Indonesia.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kayu di Hutan

Rabu, 22 November 2017 - 19:28 WIB

Pemerintah Wacanakan Buka Keran Ekspor Kayu Bulat

Setelah dilarang selama 16 tahun. pemerintah mempertimbangkan untuk membuka kran ekspor kayu bulat atau log. Alasannya, untuk mengangkat harga komoditas itu yang jatuh di pasar lokal.

Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 18:27 WIB

Aptrindo: Sudah Saatnya Angkutan Barang Masuk Sistem Digital

Era industrialisasi digital mengharuskan semua sektor industri mengimplementasikan sistem digitalisasi guna meningkatkan daya saing industri, tak terkecuali industri angkutan barang.

PT Totalindo Eka Persada Tbk

Rabu, 22 November 2017 - 17:50 WIB

Totalindo Eka Persada Akan Garap Proyek TOD Senilai Rp3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menandatangani perjanjian pembangunan proyek kawasan terpadu (TOD) dengan BUMD DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya senilai Rp3 triliun.

PT Asia Pacific Fiber Tbk (ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:38 WIB

Dongkrak Penjualan, Asia Pacific Fiber Genjot Produksi Serat Antiapi

Guna meningkatkan angka penjualan, produsen tekstil PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) menggenjot produksi serat antiapi. Langkah tersebut dilakukan lantaran permintaan domestik terhadap serat…

Budayawan; Emha Ainun Nadjib (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:37 WIB

Ango An Poteh Tolang, Setnov

Andaikan Markesot dikenal oleh Setya Novanto dan ditanya tentang keadaannya hari-hari ini, mestinya Markesot menjawab begini: "Etembang poth mata, ango`an poth tolang, ta`iye!". Daripada mata…