BPS: Ekspor Banten Didominaisi Produk Alas Kaki- Barang Plastik

Oleh : Herry Barus | Kamis, 21 Juni 2018 - 11:00 WIB

Produksi Alas Kaki (Foto BBC.com)
Produksi Alas Kaki (Foto BBC.com)

INDUSTRY.co.id - Serang- Nilai ekspor nonmigas Banten meningkat 2,20 persen pada April 2018 dibanding Maret dari 971,76 juta dolar AS menjadi 993,12 juta dolar AS.

Peningkatan ekspor nonmigas sebesar itu didukung oleh meningkatnya ekspor komoditas andalan Banten seperti alas kaki serta plastik dan barang dari plastik, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Agoes Soebeno di Serang, Kamis (21/6/2018)

Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama Banten pada April mencapai 689,84 juta dolar AS, sementara untuk golongan barang lainnya sebesar 303,28 juta dolar AS.

Nilai ekspor nonmigas terbesar dari golongan barang alas kaki yaitu mencapai 223,67 juta dolar AS, disusul oleh plastik dan barang dari plastik serta bahan kimia organik dengan ekspor masing-masing sebesar 86,82 juta dolar AS dan 61,61 juta dolar AS.

Enam dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada April 2018 mengalami peningkatan. Peningkatan nilai ekspor tertinggi berasal dari golongan barang berbagai makanan olahan disusul oleh plastik dan barang dari plastik dengan peningkatan masing-masing sebesar 12,73 juta dolar AS dan 5,13 juta dolar AS. Di sisi lain, peningkatan barang ekspor terendah terjadi pada karet dan kertas/karton yang hanya meningkat sebesar 0,44 juta dolar AS.

Sementara itu, penurunan nilai ekspor tertinggi dan terendah secara berturut-turut terjadi pada golongan karet dan barang dari karet dan mesin/peralatan listik dengan penurunan masing-masing sebesar 7,85 juta dolar AS dan 0,07 juta dolar AS.

Ekspor nonmigas sepuluh golongan barang utama untuk Januari-April 2018 memberikan kontribusi 68,55 persen terhadap total ekspor nonmigas. Nilai ekspor nonmigas untuk sepuluh golongan barang utama tersebut turun 3,06 persen atau sebesar 83,20 juta dolar AS dibanding ekspor nonmigas pada periode yang sama tahun lalu yang telah mencapai 2.722,07 juta dolar AS.

Enam dari sepuluh golongan barang ekspor nonmigas Januari-April 2018 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama pada 2017. Peningkatan tertinggi berasal dari berbagai makanan olahan yang naik 34,76 juta dolar AS, dan terendah terjadi pada golongan tembaga dengan kenaikan sebesar 3,79 juta dolar AS.

Bila dibandingkan secara bersamaan untuk sepuluh golongan barang ekspor nonmigas utama pada April dan Maret 2018, maka akan didapati seluruh golongan barang yang sama.

Tujuh dari sembilan golongan barang tersebut kecuali besi dan baja, kertas/karton dan tembaga merupakan golongan barang yang selalu masuk dalam sepuluh golongan barang utama ekspor nonmigas Banten setidak-tidaknya sejak awal tahun 2017, dengan pangsa ekspor nonmigas gabungan tidak pernah kurang dari 54 persen.

Total ekspor Banten (migas dan nonmigas) pada April 2018 mencapai 1.012,35 juta dolar AS, meningkat 2,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tercatat 987,87 juta dolar AS. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi memperkenalkan dealer Mazda, PT Majesty Auto Dinamika di Pulau Batam, pada Minggu, (18/11/2018).

Senin, 19 November 2018 - 09:42 WIB

Mazda Tambah Diler Baru di Batam

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) resmi memperkenalkan dealer Mazda, PT Majesty Auto Dinamika di Pulau Batam, pada Minggu, (18/11/2018).

UOB Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 09:28 WIB

UOB-BKPM Berkolaborasi Memfasilitasi Investasi Asing ke Indonesia

PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia), UOB China, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia menyelenggarakan ASEAN Investment Seminar di Guangzhou, yang dihadiri oleh lebih…

Kerjasama Indonesia-Belanda

Senin, 19 November 2018 - 09:23 WIB

Kerjasama Indonesia dan Belanda Fokus Implementasikan Proyek Kerjasama Bidang Keairan

Kerjasama bilateral Indonesia - Belanda dalam bidang Keairan telah berlangsung lama dan terus berkembang. Isu yang menjadi perhatian bersama diantaranya adalah perlindungan terhadap muara sungai…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 09:20 WIB

Menperin Airlangga: Industri Manufaktur Topang Perekonomian Kepulauan Riau

Provinsi Kepulauan Riau memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor industri manufaktur. Untuk itu, pemerintah terus mendorong wilayah tersebut menjadi tujuan investasi dengan menciptakan…

Grand Khresna Yogyakarta (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 09:13 WIB

Grand Keisha Yogyakarta Melengkapi Industri Perhotelan di Jogjakarta

Sekali lagi Metropolitan Golden Management melebarkan sayapnya di Yogyakarta, Grand Keisha Yogyakarta by Horison Hotel berbintang 4 dengan design interior yang mewah berletak di Jl. Affandi…