Lebaran 2018, Trafik Penggunaan Layanan Data XL Axiata Alami Lonjakan 95%

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 Juni 2018 - 12:30 WIB

Pekerja memeriksa tower komunikasi milik XL Axiata. (Rizki Meirino/INDUSTRY.co.id)
Pekerja memeriksa tower komunikasi milik XL Axiata. (Rizki Meirino/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Trafik penggunaan layanan data PT XL Axiata Tbk (EXCL) selama libur Lebaran 8-17 Juni 2018 mengalami kenaikan sekitar 30% jika dibandingkan dengan hari biasa dan mengalami lonjakan yang signifikan sebesar 95% dibandingkan pada Lebaran tahun lalu.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/06/2018), Yessie D Yosetya, Direktur Teknologi EXCL, mengungkapkan, trafik layanan 4G perseroan naik 45%. Lonjakan trafik itu karena pelanggan merasa nyaman ketika menggunakan layanan data XL Axiata.

“Lebaran memang selalu menjadi momen penting bagi kami sebagai penyedia layanan data dan telekomunikasi. Puluhan juta pelanggan kami berharap dapat menggunakan layanan XL Axiata secara maksimal,” papar Yessie.

Yessie mengungkapkan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan kenyamanan pelanggan, tidak hanya di jalur mudik saja tapi juga tempat keberangkatan seperti bandara, pelabuhan, stasiun kereta, stasiun bus, dan rest-area.

Selain itu, demikian Yessie, periode liburan yang panjang mengakibatkan tempat-tempat wisata seperti pantai, taman wisata, pusat perbelanjaan, dan lain-lain akan membutuhkan jaringan telekomunikasi data yang lebih nyaman karena padatnya pengunjung yang rata-rata juga merupakan pelanggan XL Axiata.

“Jika hal itu bisa terpenuhi, maka dengan sendirinya trafik akan meningkat dan ini bagus secara bisnis. Kami bersyukur bisa memberikan layanan secara maksimal selama Lebaran ini, tanpa hambatan yang berarti,” tukas Yessie.

Yessie menjelaskan, kenaikan trafik data di Lebaran kali ini merupakan kelanjutan dari trend kenaikan data dalam beberapa tahun terakhir di momen yang sama. Masyarakat dan pelanggan semakin nyaman menggunakan layanan data untuk mendukung berbagai aktivitas mereka selama libur Lebaran, termasuk saat bersilaturahmi, perjalanan mudik dan kembali lagi ke kota asal, serta berbagai kabar melalu media sosial. Selain itu, kenaikan trafik juga tidak terlepas dari terus bertambahnya pengguna layanan data.

Trafik data tertinggi selama periode 10 hari tersebut didominasi antara lain oleh trafik data streaming (video dan musik) mencapai 47%. Seiring dengan semakin meningkatnya kualitas dan perluasan jaringan data berkualitas seperti 4G LTE, pelanggan semakin nyaman mengakses layanan streaming. Penggunaan data berikutnya secara berurutan adalah web browsing 16%, Instant Messaging 13% dan media sosial (medsos) 12%.

Sementara itu, untuk layanan VoIP naik 20%. Bersama instant messaging, VoIP saat ini menjadi pilihan masyarakat pada umumnya sebagai pengganti layanan SMS dan voice/telepon. Kedua layanan ini menjadi pilihan mengirimkan ucapan Ramadan dan Lebaran. Penggunaan aplikasi Facebook Messenger meningkat hingga 55%, GoogleDuo 20%, Hangout 16%, dan Whatsapp 15%.

Kenaikan trafik yang sangat signifikan juga terjadi pada akses ke layanan penunjuk rute jalan seperti Waze dan Google Map, yaitu masing-masing 55% dan 135%. Semakin banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan pulang kampung mendorong pemanfaatan peta jalan darat digital yang kini semakin mudah diakses melalui smartphone.
Dari sisi lokasi, kenaikan trafik data tertinggi terjadi di area Tasikmalaya sebesar 115%, Kuningan 110%. Selanjutnya Sampang - Madura dan Balikpapan masing-masing 95%, Garut 90%, Banyuwangi 77% dan Sumenep - Madura 75%.

Sementara itu, jika ditilik dari sisi perpindahan pelanggan saat Lebaran, pola perpindahan pelanggan saat lebaran identik dengan pergerakan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan liburan.

Data per tanggal 15 Juni 2018 atau Lebaran hari pertama menunjukkan jumlah pelanggan di Jabodetabek yang berpindah ke wilayah lain mencapai sekitar 25%, terbanyak dibandingkan wilayah lain. Sebaliknya, wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menjadi tujuan utama pelanggan dari wilayah lain, tercatat kedatangan pelanggan dari wilayah lain mencapai sekitar 25%. Pelanggan yang datang ke wilayah Jawa Barat sekitar 10%, ke Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Kalimantan masing-masing sekitar 8%.
Dari sisi jaringan, XL Axiata antara lain telah melakukan penambahan 8.500 BTS 3G/4G baru sebelum Lebaran 2018. Selain itu, kapasitas transmisi dengan meningkatkan kapasitas upstream internet menjadi 1000 Gbps atau 3x lipat dibandingkan kapasitas pada lebaran 2017.

Selain itu, juga dilakukan peningkatan kapasitas pada transmisi backbone antarpulau sebesar 460G. Selanjutnya, juga dilakukan optimisasi dan rebalancing jaringan yang dilakukan secara digital di titik kumpul atau hotspot Lebaran, seperti antara lain tempat keberangkatan atau kedatangan pemudik dan tempat tujuan wisata, hingga mencapai total 344 titik lokasi.

XL Axiata memberikan perhatian khusus di sebagian besar jalur mudik utama. Di sepanjang Pulau Jawa, lebih dari 96% jalur mudik utama telah terlayani oleh jaringan 4G LTE untuk jalan raya, sedangkan untuk jalur kereta api Jakarta-Surabaya, jaringan 4G LTE telah mencapai lebih dari 90%. Sementara itu di luar Jawa, lebih dari 94% jalur mudik utama di Sumatera dan 66% di Kalimantan telah tercover oleh jaringan 4G LTE.

Tahun ini, lebih dari 97% area pada sepanjang tol dari Jakarta hingga Surabaya, sudah terlayani dengan jaringan 4G LTE. Sementara itu untuk jalan raya non tol pantai utara Jawa dari Jakarta hingga Surabaya telah ter-cover layanan 4G LTE hingga sekitar 95%, dan jalur non-tol Pantai Selatan mencapai sekitar 90%. Begitu juga untuk jalur Kereta Api Jakarta-Surabaya 90% terlayani 4G LTE. (Abraham Sihombing)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Senin, 25 Maret 2019 - 20:24 WIB

The Next IndiHome Luncurkan Digital Movement

Jakarta - IndiHome sebagai layanan triple play milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berkiprah turut serta membangun masyarakat digital Indonesia. The Next IndiHome membawa…

Rapat Komite Kebijakan Menetapkan Plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dihadiri oleh, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Sumarno, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar (Ahmad Fadli/INDUSTRY.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 19:01 WIB

Bunga Dipangkas, Kucuran KUR capai 17% hingga akhir Februari

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, hingga Februari 2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 17% dari target tahun ini.

Dok Vivo mobile Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 18:00 WIB

Vivo Umumkan Kolaborasi dengan Tencent Games dan PUBG Corporation untuk PUBG MOBILE Club Open 2019

Vivo mengumumkan kemitraan dengan mobile game – Player Unknown's Battlegrounds Mobile (PUBG MOBILE) yang dikembangkan oleh Tencent Games dan PUBG Corporation, sebagai sponsor utama dari PUBG…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau proses pengemasan nanas dalam kaleng di pabrik PT Great Giant Pinapple,Lampung (Foto: Kemenperin)

Senin, 25 Maret 2019 - 17:15 WIB

Menperin Siapkan Tiga Strategi Jitu Dongkrak Industri Mamin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meyiapkan tiga strategi jitu guna memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0.

Foto Dok (Treasure)

Senin, 25 Maret 2019 - 16:45 WIB

Siapa bilang tanggal tua gak bisa punya Emas?

Siapa bilang tanggal tua gak bisa punya Emas? Siapa bilang punya Emas itu mahal? Di Treasury kamu bisa mendapatkan Emas Gratis senilai Rp100.000 hanya dengan mendaftarkan diri di Treasury. Hal…